Lelang Jalan Mlangsen-Pripih Kulonprogo Ditunda

Ilustrasi proyek perbaikan jalan - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
03 April 2020 15:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Proses lelang proyek perbaikan jalan Mlangsen-Pripih, Kapanewon Temon, yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp12 miliar ditunda untuk sementara waktu.

Penundaan itu didasari atas surat edaran Menteri Keuangan RI no S-247/MK.07/2020 tanggal 27 Maret 2020 yang ditindaklanjuti dengan surat Direktur Dana Transfer Khusus Dirjen Perimbangan Keuangan no S-128/PK/2020 tertanggal 28 Maret 2020 tentang penghentian proses pengadaan barang/jasa DAK fisik tahun anggaran 2020.

"Berdasarkan surat Kemenkeu, maka proyek perbaikan Jalan Mlangsen-Pripih dihentikan sesuai surat dari Kementerian Keuangan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo Gusdi Hartono, Jumat (3/4/2020).

Penundaan tersebut berlaku sampai waktu yang belum ditentukan. Sehingga untuk sementara DPUPKP Kulonprogo belum bisa memperbaiki jalan Mlangsen-Pripih yang rusak akibat kerap dilewati Armada pengangkut material untuk proyek pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA).

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP, Kulonprogo Nurcahyo Budi Wibowo mengatakan semua proses pengadaan barang dan jasa yang didanai DAK Fisik memang dihentikan, termasuk proses tender Jalan Mlangsen-Pripih. Namun ada pengecualian untuk proyek yang menggunakan sistem kontrak.

Proyek dengan sistem kontrak itu meliputi Jalan Kecamatan Kokap-Pripih (DAK Reguler) dengan nilai kontrak Rp4,6 M oleh CV. YOGATAMA dan Jalan Boro-Gerbosari (DAK Penugasan) nikai kontrak Rp6,9 M, oleh CV. RAHARJO PUTRO. Pelaksanaannya 210 hari kalender terhitung sejak 24 Maret 2020.

"Semua itu proyek perbaikan jalan, tepatnya rekonstruksi atau peningkatan kapasitas struktur jalan," ujarnya.