Advertisement
Diduga Terinfeksi Corona, 15 PDP di DIY Keburu Meninggal Sebelum Hasil Tes Keluar
Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia karena diduga terinfeksi Covid-19 di DIY terus bertambah.
Kekinian berjumlah 15 orang. Belasan pasien itu meninggal saat proses pemeriksaan, atau sebelum hasil tes atau swab tenggorokan untuk uji tes covid-19 keluar.
Advertisement
Data tersebut merujuk laman resmi penanganan Covid-19 DIY https://corona.jogjaprov.go.id/, yang diperbarui, Jumat (10/4/2020) pukul 16.00 WIB.
Pada Jumat, ada satu tambahan Pasien Dalam Pengawasan yang meninggal dunia. Hal itu disampaikan Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih.
Berty menyebut ada satu kasus laporan kematian PDP. Warga tersebut lelaki usia 70 tahun warga Sleman. "Hasil uji swab dalam proses laboratorium. Usia tua dan ada riwayat komorbid [penyakit penyerta]," katanya, Jumat (10/4/2020).
Selain 15 PDP yang meninggal, hingga saat ini tercatat enam pasien yang sudah dipastikan terinfeksi Covid-19 yang meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement








