Kondisi Kesehatan Penghuni Shelter Asrama Haji Baik

Para penghuni shelter Asrama Haji Jogja mengikuti aktivitas senam bersama, Minggu (12/4 - 2020). Ist
12 April 2020 15:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Hingga Minggu (12/4/2020) siang, total penghuni shelter Asrama Haji Jogja menjadi 11 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak empat orang berstatus ODP dan tujuh orang berstatus OTG/PPAT.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri N. Dewi mengatakan keempat ODP masing-masing MA, 29, laki-laki; HF, 53, laki-laki; Jn, 38, perempuan; dan Kr, 38, laki-laki. "Semua kondisi kesehatannya terus membaik," katanya, Minggu (12/4/2020).

Adapun OOT/PPAT masing-masing HDA, 19, laki-laki; AD, 19, laki-laki; BKZ, 19, laki-laki; MNC, 19, laki-laki, keempatnya merupakan pelajar SMK; Pr, 25, laki-laki; pindahan dari wisma Sembada. "Wisma Sembada dikosongkan karena kalau Merapi erupsi harus angkut ke bawah juga," katanya.

Selain itu, Mw, 48, perempuan, perjalanan ke Bekasi; YP, 24, laki-laki, perjalanan ke Bekasi masih menjalani isolasi di Asrama Haji. Satu orang Sw, 45, laki-laki sudah dijemput oleh Gugus Tugas Dusun Jaban. Dia berharap masyarakat semakin teredukasi sehingga ODP ringan maupun OTG dapat melakukan isolasi mandiri di rumah masing masing.

"Jadi kuncinya adalah komunikasi yang efektif dan memahami antara semua pihak," katanya.

Sementara Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan selama di shelter para penghuni karantina selalu dicek kesehatan secara rutin. Termasuk pemberian obat sesuai indikasi. "Pemeriksaan rutin tiap hari untuk vital sign (tes darah, nadi, respirasi, suhu) dan anamnesis sesuai format rekam medis," kata Joko.