Lagi PDP Terduga Corona di DIY Meninggal Sebelum Hasil Tes Keluar

Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
15 April 2020 18:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di DIY karena diduga terinfeksi Covid-19 di DIY, kembali dilaporkan meninggal dunia.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih, menyatakan kasus kematian yang dilaporkan PDP dalam proses laboratorium pada Rabu (15/4/2020) ada empat pasien.

Antara lain seorang pasien laki laki berusia 74 tahun warga Gunungkidul yang memiliki penyakit pendamping berupa strok dan pasien usia 60 tahun warga Gunungkidul berjenis kelamin perempuan. Selain itu PDP meninggal adalah pasien laki-laki usia 38 tahun warga Sleman dan pasien perempuan usia 61 tahun warga Sleman yang keduanya didiagnosa juga terkena tuberkulosis dan leptospira.

"PDP meninggal yang masih menunggu laboratorium, ada yang memiliki penyakit penyerta didiagnosa TB dan leptospira," ujarnya.

Pada Rabu juga dilaporkan penambahan pasien positif Covid-19 di DIY. Berty Murtiningsih menjelaskan berdasarkan hasil uji laboratorium terkonfirmasi ada tambahan dua kasus positif per Rabu (15/4/2020). Dengan tambahan tersebut kasus positif di DIY seharusnya 63 kasus mengingat update per Selasa (14/4/2020) ada 61 kasus. Namun berdasarkan kebijakan Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes untuk Kasus 37 DIY dikembalikan ke daerah asal, dalam hal ini Pemalang, Jawa Tengah. Sebelumnya DIY juga mengembalikan satu pasien ke daerah asal ke Kebumen, Jawa Tengah.

"Sehingga jumlah kasus positif Covid-19 di DIY menjadi 62 kasus. Kasus nomor 37 atas kebijakan dari PHEOC dikembalikan ke daerah asal, Pemalang," katanya Rabu (15/4/2020) sore.

Adapun tambahan dua kasus positif adalah Kasus 63 dengan identitas pasien laki laki, usia 70 tahun, warga Sleman dan Kasus 64 seorang laki laki berusia 74 tahun, warga Bantul. "Untuk Kasus 63 ada riwayat dari Batam dan Jawa Barat, sedangkan Kasus 64 usia pulang dari Jakarta," ucapnya.