KAI Daop 6 Berhentikan Sementara Jadwal Keberangkatan Sejumlah Kereta, Termasuk Prameks

Kondisi lengang di dalam gerbong KA Prameks tujuan Solo - Jogja, Sabtu (21/3/2020). - Solopos/Farida Trisnaningtyas
18 April 2020 23:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta melakukan penyesuaian perjalanan KA berupa pengurangan atau pemberhentian sementara beberapa perjalanan KA mulai Senin (20/4/2020) dan Selasa (21/4/2020) hingga Kamis (30/4/2020).

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengungkapkan terdapat pengurangan sementara beberapa perjalanan KA Lokal Prambanan Ekspres (Prameks) serta penghentian atau pembatalan sementara perjalanan KA Antar Kota Joglosemarkerto dan KA Sancaka mulai Senin maupun Selasa (20-21/4/2020).

“Adanya anjuran physical distancing, pembatasan perjalanan, dan himbauan untuk #dirumahsaja dari pemerintah, serta minimnya jumlah penumpang atau okupansi penumpang yang sangat rendah pada beberapa KA tersebut maka PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengambil langkah untuk penyesuaian perjalanan KA dengan pengurangan maupun pembatalan beberapa perjalanan KA yang terdapat di Wilayah Daop 6 Yogyakarta. Disamping itu kami juga mendukung penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar [PSBB] yang mulai diterapkan diberbagai daerah untuk mencegah penyebaran virus corona,” kata Eko, Sabtu (18/4/2020).

Untuk KA Lokal di wilayah Daop 6 mulai Senin (20/4/2020) terdapat 13 perjalanan KA Prameks yang dibatalkan yaitu tiga KA relasi Solo Balapan - Yogyakarta, tiga KA relasi Solo Balapan - Kutoarjo, dua KA relasi Yogyakarta - Solo Balapan, empat KA relasi Kutoarjo - Solo Balapan, dan satu KA relasi Yogyakata - Kutoarjo.

Untuk KA Antar Kota di wilayah Daop 6 mulai Senin (20/4/2020) pada empat perjalanan KA Joglosemarkerto juga dibatalkan yaitu satu KA relasi Purwokerto - Solo Balapan, satu KA relasi Solo Balapan - Semarang Tawang, satu KA relasi Solo Balapan - Yogyakarta, dan satu KA relasi Yogyakarta - Solo Balapan.

Selain itu mulai Selasa (21/4/2020) untuk KA Antar Kota Sancaka terdapat dua perjalanan KA yang dibatalkan yaitu satu KA relasi Yogyakarta - Surabaya Gubeng dan datu KA relasi Surabaya Gubeng - Yogyakarta.

“Pembatalan perjalanan ini diberlakukan sementara hingga tanggal 30 April 2020, atau dapat menyesuaikan kembali sesuai situasi maupun kondisi dilapangan,” ucapnya.

Eko juga menghimbau kepada para pengguna KA Lokal Prameks yang memang memiliki kepentingan mendesak untuk bepergian agar dapat menyesuaikan dengan jadwal yang ada.

Pihaknya berharap dengan delapan perjalanan KA Lokal Prameks yang masih tetap beroperasi seperti biasanya ini dapat mengakomodir perjalanan penumpang yang memang terdapat kepentingan mendesak atau memiliki pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan. Adapun KA Prameks yang masih beroperasi antara lain empat perjalanan relasi Yogyakarta - Solo Balapan dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta Pukul 05.15 WIB, 08.20 WIB, 12.05 WIB, 15.55 WIB, serta empat perjalanan relasi Solo Balapan - Yogyakarta dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Solo Balapan pukul 06.35 WIB, 09.50 WIB, 14.20 WIB, 18.12 WIB.

Sedangkan untuk KA jarak jauh yang masih operasional melintasi wilayah Daop 6 Yogyakarta adalah KA Wijayakusuma relasi Cilacap - Yogykarata - Solo Balapan - Surabaya Gubeng - Ketapang (PP), KA Bima relasi Surabaya Gubeng - Yogyakarta - Solo Balapan - Gambir (PP), KA Ranggajati relasi Cirebon - Yogyakarta - Solo Balapan - Surabaya Gubeng - Jember (PP), KA Kahuripan relasi Blitar - Purwosari - Lempuyangan - Kiaracondong (PP).

Eko menegaskan kembali bahwa tiket KA yang beroperasi tetap dijual hanya 50% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia dan para penumpang wajib menggunakan masker saat di stasiun maupun saat perjalanan menggunakan kereta. Selain itu penumpang juga akan dilakukan pengecekan suhu tubuh saat proses boarding dan pihaknya berharap para penumpang selalu menjaga kebersihan dengan cuci tangan dengan sabun maupun menggunakan hand sanitizer sebelum bepergian, serta menjaga jarak saat di Stasiun maupun saat perjalanan menggunakan kereta.

Hal ini bertujuan untuk menjaga physical distancing antar penumpang di stasiun maupun diatas kereta.

Pihaknya memohon maaf atas adanya penyesuaian berupa pengurangan operasional KA tersebut, serta berharap wabah Covid-19 dapat segera berlalu, dan perjalanan KA dapat kembali normal.

“Kami mohon maaf juga bagi para penumpang yang KA yang dibatalkan tersebut akan dikembalikan bea tiketnya sebesar 100 persen. Penumpang dapat menghubungi Contact Center 121 melalui telepon ke 021-121, email cs@kai.id atau sosial media @KAI121 untuk mendapatkan info lebih lanjut terkait perjalanannya,” katanya. *