Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Dokter sedang melakukan perawatan pada pasien virus corona. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY mengumumkan penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 pada Kamis (23/4/2020).
Yakni seorang anak perempuan usia 13 tahun asal Kecamatan Ngampilan Kota Jogja. Anak tersebut tercatat sebagai pasien kasus 78.
Pasien anyar itu adalah anak dari pasien kasus 56. Yakni seorang dokter perempuan di Kota Jogja yang terinfeksi virus Corona setelah tertular dari suaminya yang baru pulang dari Jakarta.
Hal itu dikonfirmasi Wakil Wali Kota Jogja sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi. "Tambahnya [pasien Covid-19 baru asal Kota Jogja] adalah anak dari dokter yang tertular dari suami yang pulang dari Jakarta," kata Heroe Poerwadi, Kamis (23/4/2020).
Sedangkan suami dokter atau ayah pasien usia 13 tahun itu saat ini justru dalam kondisi baik.
"Suaminya [suami dokter pasien kasus 56] hari ini sudah boleh pulang dari isolasi dari rumah sakit. Sebab sudah dua kali tes negatif terus," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ekshumasi Sutrimo telah dilakukan. Forensik tak menemukan luka, sementara polisi memeriksa 8 saksi dan menunggu hasil laboratorium.
BKSDA Jateng menerima tiga laporan kemunculan macan sepanjang Januari-Juli 2026 di tengah musim kemarau.
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
DPRD Klaten menjadwalkan pemilihan Wabup pada 26 Agustus 2026. Dua nama kader Gerindra berebut kursi yang kosong sejak Februari.