Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Tangkapan layar peta Sebaran Kasus Covid di DIY versi Pemda DIY. (corona.jogjaprov.go.id)
Harianjogja.com, SLEMAN-Pasien positif covid-19 di Sleman, kekinian Jumat (24/4/2020) telah mencapai 39 orang atau nyaris menyentuh angka 40.
Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi di DIY dari total 77 kasus positif Covid-19 di DIY.
Merujuk laman resmi penanganan Covid-19, https://corona.jogjaprov.go.id/, Jumat (24/4/2020), dari total 39 pasien positif Covid-19 asal Sleman tersebut sebanyak empat orang meninggal dunia, 17 sembuh dan 18 orang lainnya hingga kini masih dirawat di sejumlah RS rujukan Covid-19.
Puluhan pasien positif itu berasal dari 11 kecamatan yang ada di Sleman.
Selain pasien positif, tercatat pasien dalam pengawasan (PDP) sejumlah 266 orang dan sebanyak 1.245 tercatat sebagai orang dalam pemantauan (ODP). Berikut sebaran ODP, PDP dan pasien positif Covid-19 di Sleman:
No KECAMATAN Positif PDP ODP Sembuh MD 1 Berbah 1 9 30 1 2 Cangkringan 7 40 3 Depok 9 45 248 2 1 4 Gamping 4 25 86 1 1 5 Godean 3 11 80 6 Kalasan 4 19 107 3 7 Minggir 2 40 8 Mlati 3 29 113 2 9 Moyudan 1 9 65 1 10 Ngaglik 8 41 113 4 1 11 Ngemplak 3 10 71 2 12 Pakem 2 12 42 1 13 Prambanan 4 31 14 Seyegan 10 31 15 Sleman 1 20 89 1 16 Tempel 8 34 17 Turi 5 25 Total 39 266 1245 17 4
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.