Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bripka E
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Ilustrasi./Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Sejak beroperasi Senin (13/4/2020) lalu, Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid- 19 (RSLKC) Bantul diklaim sudah lengkap dan siap merawat pasien. Hanya saja, kesiapan itu perlu didukung dengan penambahan alat perlindungan diri [APD], terutama masker jenis N95.
Tercatat hingga Sabtu (25/4/2020), ada tujuh pasien dirawat di rumah sakit darurat yang berlokasi di bekas Puskesmas Bambanglipuro itu. Dua di antaranya berstatus positif Covid-19. Sementara sisanya adalah pasien dalam pemantauan [PDP]. Direktur RSLKC, Tarsisius Glory, menyatakan semua kebutuhan operasional sudah lengkap. Jumlah tenaga kesehatan, mulai dari dokter hingga perawat sudah cukup.
APD yang tersedia juga sudah memenuhi standar operasional medis. Jumlah ketersediannya, kata laki-laki yang disapa Glory itu masih mampu mencukupi kebutuhan. Kecuali untuk masker jenis N95 yang stoknya sudah hampir habis. Sementara stok dari pemerintah daerah belum turun. Maka dari itu, bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan masker N95, Glory menerimanya dengan tangan terbuka.
“Kalau mau memberikan donasi masker, kami terbuka buat siapa saja,” katanya kepada Harianjogja.com.
Selain kekurangan APD, RSLKC juga terpantau masih membenahi beberapa sudut bangunan. Pada Sabtu kemarin, ada beberapa pekerja memasang konblok di halaman rumah sakit. Namun, aktivitas tersebut tidak sampai mengganggu perawatan pasien.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Joko Wahyu Santoso, mengatakan pengadaan APD sudah dilakukan dengan bermodalkan Anggaran Belanja Pemerintah Daerah [APBD]. Sayangnya, belum semua pesanan APD tersebut sudah datang dan siap didistribusikan ke fasilitas kesehatan.
Laki-laki yang akrab disapa Oky itu tak bisa memastikan kapan APD datang lagi. Menurut dia, pemerintah akan mendahulukan rumah sakit rujukan yang segera membutuhkan APD. Termasuk RSLKC yang saat ini kekurangan masker N95. “Prioritas pasti ada untuk rumah sakit rujukan yang memang membutuhkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.