Politik Kemanusiaan Subardi: Selamatkan Manusianya, Baru Ekonominya

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Nasdem Subardi menyerahkan bantuan kepada warga, belum lama ini. - Ist
27 April 2020 17:27 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Pendekatan sosial yang sebelumnya dilakukan melalui penyebaran tim-tim kecil di seluruh DIY, kini diperkuat dengan pendekatan politik. Para legislator Nasdem se-DIY diwajibkan menggalang dukungan dana melalui alokasi anggaran di DPRD masing-masing.

Berapapun besarnya, alokasi anggaran dimaksudkan untuk memperkuat fungsi Gugus Tugas di tiap daerah. Begitu juga dengan pendekatan politik di arena pusat.

Sejak bulan Maret, gaji anggota Komisi VI DPR Ri Fraksi Nasdem Subardi disumbangkan untuk membantu penanganan Covid-19. Bagitu juga anggota Fraksi Nasdem DPR yang lain yang akhirnya terkumpul Rp500 juta dan selanjutnya diwujudkan bahan pokok dan pelengkapan medis dan kemudian diberikan kepada yang membutuhkan.

Harus disadari ekonomi semakin mengkhawatirkan. Data Kementerian Tenaga Kerja tercatat jumlah PHK dan pekerja dirumahkan sudah mencapai 1,5 juta orang. “Gelombang kemiskinan kian nyata di depan mata. Sektor perdagangan dan jasa yang selama ini menopang ekonomi kelompok kecil di Yogyakarta pada akhirnya lumpuh. Solusi paling realistis adalah menyelamatkan manusianya. Ekonomi bisa pulih jika manusianya sehat dan selamat. Ini yang menjadi perhatian Partai Nasdem,” beber Subardi belum lama ini.

Kebijakan bantuan sosial telah disalurkan. Namun minimnya data membuat penyaluran tidak cukup merata. Melalui koordinasi dan supervisi, Subardi memastikan seluruh perangkat organisasi DPW tetap semangat beraksi untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Mereka menggunakan data organisasi kependudukan terkecil mulai dari RT-RW, Dusun, Kelurahan/Desa hingga Kecamatan. Akurasi data dibutuhkan untuk pembagian bantuan tepat sasaran.

Misinya adalah pencegahan sekaligus pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat berekenomi lemah. Subardi menegaskan, aktif di partai politik berarti mengabdi sepenuhnya kepada masyarakat. Inilah momentumnya bahwa berpartai tidak selamanya soal kontestasi politik. Untuk konteks saat ini, yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan.

Nasdem berkomitmen gerakan ini terus bergulir hingga masa pandemi selesai. Ada secercah harapan bahwa politik kemanusiaan mampu merajut kembali kebhinekaan yang sempat tercabik akibat polarisasi. Sebuah harapan untuk menyembuhkan derita kehidupan dari wabah yang mematikan. Sebuah harapan yang diiringi persembahan tanggung jawab moral kepada ibu pertiwi. “Partai Nasdem akan selalu hadir untuk masyarakat dan untuk Indonesia,” tegas Subardi.