Kasus Positif Covid-19 di DIY Melonjak, Ini Kapasitas Ruang Isolasi yang Ada di DIY

Foto Ilustrasi: Personel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2020). - Antarafoto/Oky Lukmansyah
03 Mei 2020 00:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY membeberkan jumlah kapasitas ruang isolasi di sejumlah rumah sakit rujukan menyusul melonjaknya jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah ini.

Seperti diketahui dalam dua hari terakhir yakni Jumat (1/5/2020) dan Sabtu (2/5/2020) ada penambahan sebanyak 19 kasus positif Covid-19 di DIY. Adapun total kasus positif Covid-19 di DIY kini sejumlah 114 kasus. Dari jumlah itu sebanyak 48 di antaranya sembuh, tujuh meninggal dunia dan ada 59 orang yang kini masih dirawar.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menyatakan terkait adanya peningkatan signifikan sebanyak 19 kasus selama dua hari terakhir ini Berty memastikan kondisi ruang isolasi di RS rujukan di DIY masih mencukupi.

Menurutnya ruang isolasi critical atau yang dilengkapi dengan ventilator yang didedikasikan untuk pasien Covid-19 ada 19 ruangan dan non critical sebanyak 250 ruangan.

Pemerintah juga sedang menyiapkan penambahan ruangan melalui pembangunan tambahan di RSA UGM.

"Tetapi kami berharap tentunya tidak akan sampai melonjak melebihi kapasitas yang telah disiapkan. Untuk ruang isolasi Critical artinya untuk perawatan intensif, misal menggunakan ventilator," ujarnya, Sabtu (2/5/2020).

Penyebab peningkatan kasus itu karena hasil dari percepatan pemeriksaan laboratorium terutama beberapa klaster besar. "Salah satunya begitu [karena hasilnya bersamaan], mengingat dari hasil tersebut empat kasus adalah tracing kontak di Gunungkidul," ucapnya.

Hingga Sabtu (2/5/2020) jumlah tempat tidur dari semua RS rujukan yang telah dipakai untuk perawatan sebanyak 145 tempat tidur. Dari jumlah itu digunakan untuk pasien positif yang belum sembuh, serta PDP yang masih menunggu hasil laboratorium dan PDP yang sudah dinyatakan negatif tetapi belum dipindahkan ke ruang perawatan biasa.

"Ada PDP negatif yang belum dipindahkan ke ruang perawatan biasa karena kondisi atau perlu proses persiapan," ujarnya.