Bank BPD DIY Kembali Gelar Malioboro Run 2026, Angkat Konsep Culture on Track
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Kesehatan Bantul sudah melakukan tes cepat terhadap dua santri yang baru pulang dari Temboro, Magetan, Jawa Timur sebagai deteksi dini Coronavirus Disease atau Covid-19. Hasil tes cepat dengan rapid diagnostic test terhadap dua santri asal Kecamatan Piyungan tersebut diketahui reaktif atau positif.
Kedua santri tersebut langsung diisolasi. Keduanya akan dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR) melalui swab atau cairan tenggorokan dan hidung.
“Dua santri yang rapid test-nya positif, tinggal menunggu tes swab,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penuluran Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, saat dihubungi, Senin (4/5/2020).
Pihaknya masih terus menelusuri santri lainnya yang dari Temboro. Namun sejauh ini Dinas Kesehatan baru menemukan dua santri tersebut. Oky-sapaan akrab Sri Wahyu Joko Santoso menduga santri dari Temboro pulang rombongan. Namun ia belum mengetahui rombongannya dari mana saja. “Masih kami lacak,” ucap Oky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Borneo FC menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri tanpa penonton. Simak kondisi tim, pemain kunci, dan prediksi skor laga pekan kesembilan.
WhatsApp menguji fitur perluas foto berbasis Meta AI di iPhone. Pengguna bisa mengubah bingkai gambar langsung sebelum membagikannya.
Simak tujuh tips memilih baju lari wanita, mulai dari bahan, sports bra, ukuran, jahitan, hingga outfit sesuai cuaca.
Carlos Alcaraz menyelamatkan dua match point Taylor Fritz dan mencetak sejarah dengan lolos ke semifinal Paris Masters 2026.
Veda Ega Pratama menerima empat hukuman di Moto3 2026, mulai dari Long Lap Penalty hingga penalti turun enam posisi start.