RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Kesehatan Bantul sudah melakukan tes cepat terhadap dua santri yang baru pulang dari Temboro, Magetan, Jawa Timur sebagai deteksi dini Coronavirus Disease atau Covid-19. Hasil tes cepat dengan rapid diagnostic test terhadap dua santri asal Kecamatan Piyungan tersebut diketahui reaktif atau positif.
Kedua santri tersebut langsung diisolasi. Keduanya akan dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR) melalui swab atau cairan tenggorokan dan hidung.
“Dua santri yang rapid test-nya positif, tinggal menunggu tes swab,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penuluran Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, saat dihubungi, Senin (4/5/2020).
Pihaknya masih terus menelusuri santri lainnya yang dari Temboro. Namun sejauh ini Dinas Kesehatan baru menemukan dua santri tersebut. Oky-sapaan akrab Sri Wahyu Joko Santoso menduga santri dari Temboro pulang rombongan. Namun ia belum mengetahui rombongannya dari mana saja. “Masih kami lacak,” ucap Oky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ahli gizi menyarankan smoothie pagi kaya protein, serat, dan lemak sehat untuk menjaga metabolisme dan energi tetap stabil.
Sebanyak 30 ribu manajer Koperasi Desa Merah Putih siap ditempatkan Agustus 2026 untuk memperkuat ekonomi desa dan percepat pemerataan.
Pertamina pastikan stok BBM di Jateng dan DIY aman hingga 14 kali konsumsi harian. Antrean SPBU disebut masih terkendali.
Investor Jepang melirik Gunungkidul untuk bangun pabrik kulit di Semin. Pemkab siapkan lahan dan optimistis serap tenaga kerja lokal.
Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jogja–Wonosari, tepatnya di tikungan Bokong Semar