Truk Muatan 9 Ton Gaplek Terguling di Tikungan Bokong Semar Piyungan

Yosef Leon
Yosef Leon Kamis, 09 Juli 2026 11:47 WIB
Truk Muatan 9 Ton Gaplek Terguling di Tikungan Bokong Semar Piyungan

Sebuah truk bermuatan gaplek mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jogja–Wonosari, tepatnya di tikungan Bokong Semar, Dusun Tambalan, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Bantul, Rabu (8/7/2026) sore. Dokumentasi Istimewa

Harianjogja.com, BANTUL - Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jogja–Wonosari, tepatnya di tikungan Bokong Semar, Dusun Tambalan, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Bantul, Rabu (8/7/2026) sore. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, tetapi truk sempat menutup sebagian badan jalan hingga menyebabkan arus lalu lintas melambat.

Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.35 WIB. Truk dikemudikan seorang pria berinisial J, 45, yang mengangkut sekitar sembilan ton gaplek dari arah Wonosari menuju Jogja. "Sopir dalam kondisi selamat, tidak mengalami luka-luka, dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit," ujar Rita, Kamis (9/7/2026).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat truk melintasi tikungan Bokong Semar yang memiliki karakter jalan menurun sekaligus menikung. Pada saat bersamaan, arus kendaraan dari arah Jogja menuju Wonosari terpantau cukup padat.

Rita menjelaskan, pengemudi diketahui baru pertama kali melintasi jalur tersebut. Diduga karena belum menguasai karakteristik medan, kendaraan terlalu mengambil sisi kiri jalan hingga kehilangan keseimbangan.

Akibatnya, truk miring sebelum akhirnya terguling dan menutup sebagian badan jalan. Kondisi itu membuat arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat meski masih dapat dilalui secara bergantian.

"Muatan yang cukup berat serta kondisi jalan yang menurun menjadi faktor yang harus diantisipasi setiap pengemudi kendaraan angkutan barang. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan petugas," kata Rita.

Petugas Unit Lalu Lintas Polsek Piyungan yang menerima laporan dari masyarakat langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan area, mengatur arus lalu lintas, serta melakukan pendataan terhadap kendaraan dan saksi.

"Petugas langsung melakukan penanganan di lokasi agar arus lalu lintas tetap berjalan dan tidak terjadi kemacetan berkepanjangan akibat truk yang menutup sebagian badan jalan," ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung selama beberapa jam lantaran truk membawa muatan yang cukup berat. Kendaraan baru berhasil dipindahkan sekitar pukul 20.00 WIB sehingga seluruh badan jalan dapat kembali digunakan dan arus lalu lintas di Jalan Jogja–Wonosari kembali normal ke dua arah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online