Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, BANTUL — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Gedong Kuning, Banguntapan, Bantul, Kamis (2/7/2026) malam. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor tersebut mengakibatkan satu pengendara meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka serius.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di depan Dr Vapor, Dusun Kalisari, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan. Korban meninggal dunia diketahui berinisial E.Y. (49), warga Kadipaten, Kraton, Kota Jogja, yang mengendarai Suzuki Shogun.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan korban mengalami luka berat di bagian kepala dan wajah akibat benturan keras saat kecelakaan.
“Pengendara Suzuki Shogun mengalami luka berat di wajah dan kepala, kemudian dinyatakan meninggal dunia,” ujar Rita, Jumat (3/7/2026).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan diduga dipicu karena salah satu kendaraan melaju melawan arus. Saat itu, sepeda motor Suzuki Shogun melintas dari arah selatan ke utara melalui sisi timur jalan.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Honda Revo yang dikendarai H.B.K. (19), pelajar asal Berbah, Sleman. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Benturan keras membuat kedua pengendara terjatuh. H.B.K. mengalami luka serius berupa patah tulang paha kanan serta sejumlah luka lecet di tubuhnya. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RS Bethesda Jogja.
Sementara itu, korban E.Y. mengalami luka fatal, di antaranya patah tulang pipi kanan dan kiri, luka pada pelipis kanan, rahang atas sebelah kanan, serta benturan di kepala bagian kanan. Luka berat tersebut menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada kedua kendaraan. Suzuki Shogun mengalami ringsek di bagian depan, sedangkan Honda Revo mengalami kerusakan pada bagian depan dengan velg depan terlepas.
Hingga kini, Unit Lalu Lintas Polsek Banguntapan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk tidak melawan arus dan selalu tertib berlalu lintas. Pelanggaran seperti ini sangat berisiko menyebabkan kecelakaan fatal,” tegas Rita.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya disiplin berkendara di jalan raya, terutama di jalur padat seperti kawasan Gedong Kuning yang memiliki arus lalu lintas cukup tinggi, terutama pada malam hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Pasar tenaga kerja AS hanya bertambah 29.000 pekerjaan pada September 2026, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%.
Xavi Hernandez mengkritik jadwal internasional yang membuat Belanda menjalani empat laga UEFA Nations League dalam 11 hari.
Basement Transhome Sleman masih mengeluarkan asap dan bersuhu tinggi. Petugas melakukan pendinginan serta pemantauan dari luar.
PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi salvage KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan Oktober 2026.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.