Modus Lempar Paket ke Dalam Lapas Digagalkan, Diduga Berisi Sabu
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Foto ilustrasi sel virus SARS-CoV-2 dan sel darah merah. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Sebuah supermarket di Sleman kini ditutup karena sejumlah pekerjanya diduga terinfeksi Covid-19.
Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menutup sementara sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Magelang, Kecamatan Mlati, Sleman mulai Selasa, karena adanya temuan salah satu karyawan terpapar Covid-19.
"Mulai hari ini (5/5/2020), sementara kami tutup, tidak boleh operasional. Kita selesaikan \'rapid test\' (tes cepat) untuk yang 106 karyawan," kata Bupati Sleman Sri Purnomo di Sleman, Selasa.
Dia mengatakan penutupan sementara swalayan itu sampai dengan ada hasil swab dari lima karyawan yang dilakukan sebelumnya.
"Penutupan sampai dengan keluarnya hasil swab terhadap lima karyawan yang pertama, kemudian 22 karyawan berikutnya serta hasil \'rapid test\' yang dilakukan hari ini," katanya.
Kasus dugaan adanya karyawan di sebuah supermarket di Mlati, Sleman yang terpapar COVID-19 tersebut, bermula dari adanya satu karyawan yang merupakan warga Kota Yogyakarta yang positif COVID-19.
Kemudian 10 karyawan lainnya, sembilan di antaranya melakukan tes cepat di Puskesmas Mlati 1 Sleman dengan hasil empat orang nonreaktif, lima orang reaktif, dan satu karyawan tes cepat di Puskesmas Kota Yogyakarta.
Kejadian tersebut bermula pada Sabtu (25/4/2020), sekitar pukul 14.15 WIB, ada salah satu karyawan pingsan di dalam area Indogrosir (Bagian Kasir).
Selanjutnya, tiga karyawan lainnya yang melihat kejadian tersebut mengangkat karyawan yang pingsan tersebut keluar area swalayan dan memasukkan ke dalam mobil untuk dibawa ke RSA UGM.
Saat itu, yang berada di dalam mobil ada empat karyawan. Karyawan yang pingsan tersebut di RSA UGM langsung dilakukan pemeriksaan medis.
Selanjutnya pada pukul 20.00 WIB karyawan tersebut diperbolehkan pulang dan disarankan untuk istirahat dan mengisolasikan diri di rumahnya dan diantar oleh empat karyawan yang sebelumnya ikut mengantar ke rumah sakit.
Selanjutnya, pada Kamis (30/4/2020) ada tujuh karyawan yang sempat menolong diinstruksikan untuk melakukan cek darah di Puskesmas Mlati 1.
Pada Sabtu (2/5/2020) dan hasil cek lab yaitu tiga orang nonreaktif dan lima orang reaktif sehingga keseluruhan karyawan yang terlibat menolong melaksanakan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing sampai 15 Mei 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Bangladesh resmi menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. BFF menyebut kesempatan menghadapi lawan lebih kuat menjadi alasan utama menerima undangan turnamen.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20
Popularitas BTS di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi pada kuartal II 2026. Sebanyak 46% warga AS mengaku memiliki kesan positif terhadap grup K-pop terse
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta