Kulonprogo Belum Rencanakan Rapid Test Massal, Ini Alasannya

Sejumlah warga menjaga posko darurat yang dibangun di pintu masuk menuju RT 89, Dusun Anjir, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Minggu (3/5/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara\\n
05 Mei 2020 11:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Plt Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Sri Budi Utami mengatakan pihaknya belum berencana melakukan rapid test massal meski telah ditemukan kasus reaktif di wilayah ini. Sebab menurutnya hal itu sudah ditentukan oleh Pemda DIY.

Sebelumnya pemda telah menetapkan tiga kabupaten yang boleh melaksanakan rapid test massal. "Yaitu Bantul, Gunungkidul dan Sleman, sementara untuk kota [Jogja] apalagi Kulonprogo dipandang relatif aman, jumlahnya [pasien positif COVID-19] masih sedikit, sehingga belum melakukan rapid test massal," ujar Budi, Senin (4/5/2020).

Penggunaan alat rapid test, di Kulonprogo sementara ini diprioritaskan untuk pihak-pihak yang memiliki risiko tertular virus Corona penyebab COVID-19.

Kalangan yang diprioritaskan di antaranya tenaga kesehatan, orang yang sempat berkontak dengan pasien kasus positif, pendatang dari luar daerah atau luar negeri dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang melakukan isolasi mandiri di rumah sembari menunggu keluarnya hasil tes swab.