Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperkirakan tidak akan turun hujan pada hari ini, Rabu (6/5/2020).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memperkirakan Kota Jogja akan cerah berawan sejak pagi, siang hingga malam. Adapun pada dini hari diperkirakan berawan.
Sleman diperkirakan pagi cerah berawan, sedangkan pada siang, malam hingga dini hari berawan.
Bantul diperkirakan cerah berawan mulai pagi, siang hingga malam hari, Di dini hari diperkirakan berawan.
Kulonprogo dan Gunungkidul diperkirakan sama yakni cerah berawan mulai pagi, siang, malam hingga dini hari.
Suhu udara diperkirakan bervariasi mulai 24 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban 55 hingga 90%.
BMKG juga masih memberikan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di perairan selatan DIY yang mencapai 2,5 hingga 3 meter. Angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Wapres Gibran mendorong pelibatan kantin sekolah, pesantren, gereja, hingga orang tua murid dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Sebanyak 91 anak Gunungkidul mendaftar Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026-2027. Hasil seleksi calon siswa diumumkan pada 30 Juni 2026.
Pelaku UMKM wajib memiliki NIB untuk legalitas usaha. Simak manfaat NIB dan cara daftar online melalui OSS terbaru 2026.
Menaker Yassierli membuka peluang revisi Permenaker Outsourcing 2026 setelah muncul aspirasi dari buruh dan pengusaha terkait sektor alih daya.
Badan Pusat Statistik (BPS) menerjunkan 4.082 petugas untuk mendata sekitar 606.000 pelaku usaha di DIY melalui Sensus Ekonomi 2026