Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Petugas medis mengambil sampel darah anggota BPBD Kabupaten Sleman saat berlangsung rapid test Covid-19 di Kantor BPBD Sleman, Rabu (6/5/2020).-Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN-- Pasukan Tim Reaksi Cepat (TRC), petugas dekontaminasi (penyemprotan) dan petugas pemakaman jenazah dari BPBD Sleman melakukan rapid test. Hasilnya, seluruh petugas yang dirapid test dinyatakan negatif Covid-19.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto mengatakan rapid test bagi para petugas penyemprotan dan pemakanan pasien Covid-19 itu dilakukan untuk meyakinkan kondisi kesehatan mereka. Para petugas, kata Joko, bertugas di garda depan sehingga harus dipastikan tidak ada yang terkena Covid-19.
Selain itu, katanya, rapid test dilakukan agar dalam bertugas tidak mereka membahayakan masyarakat dan keluarganya. "Dari 70 anggota tim ini terdapat 61 orang yang di rapid test. Ini yang pertama kemudian sepuluh hari ke depan akan dilakukan test ulang yang kedua kalinya," kata Joko, Rabu (6/5/2020).
Dijelaskan Joko, para petugas ini setiap hari melakukan kegiatan penyemprotan dan pemakaman jenazah. Tidak hanya pasien Covid-19 tetapi juga masyarakat yang meninggal bukan karena Covid19. Tim ini juga siap bila sewaktu-waktu ditugaskan untuk memakamkan jenazah Covid-19 karena sudah diberi pelatihan.
"Sebenarnya protap pemakmaan penanganan jenazah korban Covid-19 dari rumah sakit sudah aman dari virus sehingga tidak mungkin para petugas terkontaminasi karena petugas juga menggunakan APD komplit," katanya.
Sementara itu Sigit, salah satu petugas pemakaman jenazah mengatakan saat melaksanakan tugas merasa takut dan was-was karena memiliki keluarga. Namun dari keluarga dan para tetangga juga mendukung tugas ini sehingga memantapkan dirinya dalam melaksanakan tugas.
"Kami juga membatasi dalam pergaulan agar warga tidak merasa khawatir dapat tertular. Setiap bertugas sudah dilengkapi APD lengkap, namun untuk kehati-hatian saja," katanya.
Sigit mengatakan, pertama kali memakai APD ia merasa gerah dan tidak nyaman. Lama kelamaan, ia sudah terbiasa menggunakan APD setiap kali bertugas. "Lama kelamaan bisa terbiasa dan bisa tahan sehingga tidak menggangu dalam melaksanakan tugas di lapangan," katanya.
Pelaksanaan rapid test bagi petugas dekontaminasi (penyemprotan) dan petugas pemakaman jenazah dari BPBD Sleman, Rabu (6/5/2020)-Ist/Abdul Hamid Razak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Dua anak pejuang leukemia menjalani pengobatan di RSUP Dr. Sardjito. BPJS Kesehatan membantu meringankan biaya terapi sehingga keluarga fokus mendampingi.
Kongres XI WUJA 2026 di Jogja diikuti lebih dari 1.000 alumni Jesuit dari berbagai negara. Sultan HB X mengajak memperkuat persaudaraan dan kepemimpinan berbasi
Kemantren Umbulharjo memperluas gerakan pilah sampah dari rumah. Pemkot Jogja menargetkan pengurangan sampah organik melalui Mas JOS.
Timnas Indonesia dipastikan tanpa Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Justin Hubner saat menghadapi Timor Leste di Piala AFF 2026.
Geely Coolray resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV turbo 174 PS ini dibanderol mulai Rp333 juta dan siap bersaing dengan Honda HR-V hingga Hyundai Creta.