Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Alat pelindung diri (APD). /Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman sudah mengumpulkan seluruh pengelola pusat perbelanjaan mulai dari pengelola mall, supermarket, toko swalayan dan toko tradisional.
Pertemuan pada Jumat (8/5/2020) tersebut mengingatkan agar para pengelola untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi virus Covid-19.
Secara umum, Pemkab mengingatkan agar seluruh pelayanan di pusat perbelanjaan mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan Covid-19. Pintu masuk pusat perbelanjaan wajib sediakan tempat cuci tangan yang cukup, alat pengukur suhu dan wajibkan setiap pengunjung untuk menggunakan masker dengan benar.
"Seluruh pelaku usaha diwajibkan menyediakan sarana dan fasilitas yang diperlukan sesuai protokol kesehatan agar kasus Indogrosir tidak terulang di tempat lain," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Mae Rusmi, Sabtu (9/5/2020).
Mae meminta agar tata cara penerimaan barang dari supplyer / driver dan penyimpanan di gudang harus diperhatikan. "Petugas harus tetap menggunakan masker, sarung tangan dan tetap jaga jarak dengan driver/supplyer," katanya.
Mae juga meningkatkan agar pengelola melakukan penataan display barang dan ruang pengunjung agar memenuhi syarat untuk melakukan phisycal distancing atau jaga jarak antar pengunjung. "Pada tempat penimbangan barang dan kasir agar diberi jarak yang cukup untuk antrian Ingatkan agar pengunjung tidak berkerumun," katanya.
Dia juga meminta agar petugas (kasir) memakai masker dan dilindungi dengan kaca atau memakai faceshield, dan selalu sediakan handsanitizer. "Siapkan petugas khusus untuk mengatur jarak antrian terutama di depan Kasir," katanya.
Tidak hanya itu, seluruh ruangan dan peralatan rutin dibersihkan dan disterilisasi. Khususnya troli dan kranjang, menurut Mae harus selalu sterilisasi setiap kali setelah dipakai oleh pengunjung. Jika perlu, masyarakat mulai saat ini bisa beralih menggunakan layanan belanja online yang disediakan oleh Pemkab.
"Walaupun protokol sudah dipatuhi kami berharap masyarakat tetap tinggal di rumah saja apabila memang tidak ada keperluan yang sangat penting. Belanja baik bahan pokok maupun sayur mayur dan buah bisa melalui online. Sudah ada lebih dari 100 toko dan 20 pasar tradisional yang siap melayani penjualan secara online," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Sony RX10 V resmi di Indonesia dengan lensa 24-600mm, AI autofokus, dan video 4K 120fps. Harga Rp37,9 juta, pre-order 21 Juli-16 Agustus 2026.
Bank Jateng meraih penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 dalam kategori Top Digital Application - Regional Banking
Pemkab Sleman memastikan anggaran penanggulangan kemiskinan tetap menjadi prioritas meski transfer ke daerah turun. Program bantuan masyarakat tetap berjalan.
Belanja pegawai Kota Jogja mencapai sekitar 30 persen APBD. Hasto Wardoyo memastikan gaji ASN dan PPPK tidak akan dipotong.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.