Advertisement
Sebanyak 652 Warga Kulonprogo Ketahuan Tak Layak Terima Duit Bansos Corona
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO- Sebanyak 20.158 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kulonprogo menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia. Namun jumlah tersebut masih belum memenuhi kuota yang ditetapkan Kemensos RI untuk penerima BST Kulonprogo.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kulonprogo, Yohanes Irianta menjelaskan kuota penerima BST Kulonprogo yang ditetapkan oleh Kemensos RI yakni sebesar 20.810 KPM. "Masih ada sebanyak 650 KPM yang kami susulkan sebagai pengganti langsung By Name By Address (BNBA)," jelas Irianta pada Senin (11/5/2020).
Advertisement
Irianta menerangkan, awalnya sebanyak 20.810 KPM di Kulonprogo dari data Pusdatin Kesos dinyatakan menerima BST. Namun setelah dikroscek oleh Kader Penanggulangan Kemiskinan Daerah (KPKD) ada sebanyak 652 yang dinilai tidak layak menerima bantuan sehingga akan dicari penerima pengganti. "Dari tinjauan petugas KPKD ada beberapa KPM layak atau tidak, KPM masih hidup atau sudah meninggal dan berbagi kriteria lainnya," ujarnya. Oleh karenanya pada pencairan tahap pertama ini, hanya ada 20.158 KPM penerima BST.
Pada proses pengajuan KPM pengganti ini salah satu langkah krusial yang mesti ditempuh adalah verifikasi penerima baru. Pasalnya butuh proses panjang untuk menetapkan seseorang berhak menerima bantuan. "Saat ini 650 baru mengusulkan BNBA dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)," jelasnya. Irianta berharap KPM pengganti bisa menikmati BST di pencairan tahap dua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset untuk Kejahatan Finansial
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sleman Revitalisasi Tiga Pasar Sambut Tol dan Gelombang Wisatawan
- Lurah Sampang Gedangsari Dipecat karena Masuk Bui, Ini Penggantinya
- Jumlah Pernikahan di Bantul Terus Menurun dalam 3 Tahun Terakhir
- Aksi Pencurian Kotak Infak Masjid Resahkan Warga Kraton Jogja
- Sektor Perikanan Sleman Bergairah, Benih Ikan Jadi Andalan
Advertisement
Advertisement




