Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi. /Antarafoto-Aswaddy Hamid
Harianjoga.com, KULONPROGO--Dinas Kesehatan Kulonprogo menyatakan ada penambahan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) positif COVID-19 di Kulonprogo yang semula sebanyak tujuh orang (data akumulatif), kini menjadi delapan orang. Satu pasien tambahan itu berasal dari kluster Indogrosir.
"Ada penambahan satu kasus positif, pasien berjenis kelamin perempuan, 33 asal Kapanewon Nanggulan. Pasien tersebut merupakan karyawan Indogrosir dan kini sudah dirawat di RSUD Wates," kata Juru Bicara Pusat Informasi COVID-19 Dinkes Kulonprogo, Baning Rahayu Jati kepada awak media Senin (11/5/2020) petang.
Perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kulonprogo ini mengatakan, pihaknya sudah melakukan tracing terhadap keluarga pasien no 8 atau KP-8 itu dan hasilnya non reaktif. "Sementara untuk pemeriksaan terhadap kontak erat lainnya akan dilanjutkan besok siang," ucapnya.
Adapun dua PDP dari kluster Indogrosir yang sebelumnya dirawat di RSUD Wates, masing-masing warga Panjatan dan Kalibawang, sudah diperbolehkan pulang karena berdasarkan hasil tes SWAB dinyatakan negatif corona. Namun demikian keduanya tetap harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari.
Terkait tracing dan pemeriksaan terhadap kontak erat PDP positif KP-6, yakni perempuan, 50, asal Kapanewon Samigaluh, sudah dilakukan pada 11 kontak erat dengan hasil non reaktif. "Dan tracing ini masih akan dilakukan kepada kontak erat lainnya," ujar Baning.
Disinggung soal kondisi seluruh pasien positif COVID-19 (KP-2 hingga KP-7)
Baning menyatakan semua pasien dalam keadaan stabil. Mereka hanya tinggal menunggu hasil tes SWAB oleh Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Yogyakarta.
"Terkait kesiapan ruang isolasi, mulai hari ini RSUD Wates sudah siap dengan 16 ruang isolasi, terdiri dari Ruang Gardenia sebanyak enam tempat tidur dan Dahlia 10 tempat tidur," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.