Rektor dan Guru Besar UMY Soroti Rencana Pendirian 10 Kampus URI
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus Covid-19 di DIY belum ada tanda-tanda terjadinya penurunan pasien. Gugus Tugas Penangan Covid-19 DIY melaporkan adanya penambahan 10 kasus positif yang didominasi Klaster Gereja dan Klaster Indogrosir.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan ada penambahan 10 kasus positif Covid-19 berdasarkan hasil laboratorium. Sehingga jumlah total menjadi 169 kasus untuk seluruh DIY. Mereka tercatat sebagai enam orang warga Bantul, tiga warga Kota Jogja dan satu orang warga Sleman. Dari sisi jenis kelamin, enam orang perempuan dan empat di antaranya laki-laki.
"Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid 19 pada hari ini tanggal 12 Mei 2020 sebanyak 10 kasus, sehingga jumlah kasus positif Covid 19 di DIY adalah 169 kasus," katanya Selasa (12/5/2020).
Sepuluh pasien positif Covid-19 itu antara lain Kasus 162, laki laki, 76 tahun warga Kota Jogja, Kasus 163, perempuan, 48 tahun warga Kota Jogja, Kasus 164 perempuan, 33 tahun warga Bantul, Kasus 165 perempuan, 43 tahun warga Bantul. Kemudian Kasus 166 laki laki, 70 tahun warga Kota Jogja, Kasus 167 : perempuan, 56 tahun warga Bantul, Kasus 168, laki laki, 49 tahun warga Sleman, Kasus 169 perempuan, 52 tahun warga Bantul, Kasus 170 laki laki, 34 tahun warga Bantul dan Kasus 171, seorang perempuan, usia 65 tahun warga Bantul.
Berty menambahkan dari sepulu kasus itu sebanyak empat orang merupaman Klaster Jemaah Gereja, tiga orang Klaster Indogrosir dan sisanya kontak kasus. Adapun yang masuk Klaster Gereja adalah Kasus 162, Kasus 163, Kasus 168 dan Kasus 169, sedangkan Klaster Indogrosir merupakan Kasus 165, Kasus 167 dan Kasus 170.
Tiga lainnya beragam, misalnya Kasus 164 kontak dengan kasus, Kasus 166 usia dikunjungi anak dari luar kota dan Kasus 171kontak dengan kasus," ujarnya.
Jumlah kasus positif Covid 19 yang dinyatakan sembuh sebanyak dua orang, sehingga jumlah kasus sembuh menjadi sebanyak 63 kasus. Kasus sembuh antara lainbKasus 92 laki laki, 39 tahun warga Sleman dan Kasus 110 dengan identitas perempuan, 39 tahun warga Bantul.
Laporan kematian PDP dalam proses laboratorium yang sudah diambil swab ada dua yaitu seorang perempuan, 52 tahun warga Gunungkidul memiliki penyakit pendamping berupa jantung. Kemudian seorang Perempuan, 64 tahun warga Kota Jogja memiliki riwayat strok dan diabetes serta seorang lagi yaitu laki laki, usia 70 tahun warga Kota Jogja
"Untuk yang belum diambil swab [meninggal dunia] seorang Laki laki, 79 tahun warga Kota Jogja, memiliki komorbid jantung," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
Road to Alfamart Run 2026 digelar di Plaza Malioboro, Jogja, diikuti lebih dari 300 runner sebagai pemanasan menuju ajang utama di GBK.
Jenang Darmini di Pasar Beringharjo diburu wisatawan. Saat ramai, lebih dari 100 gelas jenang bisa terjual dalam sehari.
Gelombang panas melanda Korea Selatan dengan suhu mencapai 37 derajat Celsius. Kondisi panas diperkirakan berlanjut hingga akhir Agustus.
PKB Kota Jogja menargetkan satu fraksi di DPRD pada Pemilu 2029 dengan kepengurusan didominasi Gen Z dan mulai menyiapkan pencalegan dini.
Kodim 0730/Gunungkidul membangun 18 sumur bor untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih. BPBD juga memetakan potensi sumber air.