China Usulkan Pembatasan Fitur Mobil Listrik, Kursi Zero-G hingga Layar Lipat
China mengusulkan aturan baru untuk mobil listrik, termasuk pembatasan kursi Zero-G saat berkendara, layar lipat, pesan pada lampu, dan gagang pintu tersembunyi
Ilustrasi operasi pasar/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Menjelang Lebaran 2020, Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul bersama dengan Disperindag DIY berencana menggelar operasi pasar di sejumlah pasar tradisional. Sebanyak 2.000 paket berisi sejumlah bahan pokok bakal dijual dan yang bisa diakses masyarakat.“Nanti bentuknya paket sembako. Rencana pada Mei ada 2.000 paket dan Juni 2.000 paket,” kata Kepala Disdag Bantul, Sukrisna Dwi Susanta, Jumat (15/5/2020).
Meski masuk dalam rencana, Sukrisna mengaku belum bisa memastikan apakah operasi pasar tersebut jadi digelar. Sebab, sampai kini Disdag Bantul masih menunggu kepastian dari Pemda DIY.
Sebelumnya, Disdag Bantul sempat menggelar operasi pasar bersama dengan Disperindag DIY beberapa waktu lalu. Sedangkan untuk realisasi operasi pasar di Mei dan Juni ini, koordinasi antara kedua lembaga terus ditingkatkan. Sejauh ini Disdag Bantul hanya menjadi fasilitator atas rencana tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
China mengusulkan aturan baru untuk mobil listrik, termasuk pembatasan kursi Zero-G saat berkendara, layar lipat, pesan pada lampu, dan gagang pintu tersembunyi
LPDB Koperasi menggandeng 15 inkubator untuk mendampingi KDMP. Penyaluran dana bergulir pada 2026 ditargetkan mencapai Rp2 triliun.
Kabut asap menyebabkan 12 penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru tertunda. Jarak pandang membaik menjadi 3.000 meter pada 13 Oktober 2026.
Simak cara daftar bansos PKH dan BPNT 2027 melalui Perlinsos Digital, syarat IKD, data PLN, aktivasi IKD, dan cara cek status pengajuan.
MBS dikabarkan berlindung di istana berbunker saat Houthi menyerang Riyadh. Arab Saudi memperkuat pertahanan dan mempertimbangkan diplomasi.
Padukuhan Jambean, Bantul, akan membahas ulang sumbangan warga perumahan Rp300.000-Rp1 juta setelah viral di media sosial.