Hadapi New Normal, Pemda Ingin Ajari Buruh di DIY Berwirausaha

Kadarmanta Baskara Aji. - Harian Jogja/Desi Suryanto
18 Mei 2020 19:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY kini bersiap menghadapi kondisi new normal yang digaungkan pemerintah Pusat merespons Covid-19.

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan dua sektor ekonomi utama di DIY adalah ekonomi kreatif dan pariwisata.

Pada masa pandemi Covid-19 ini, sektor ekonomi kreatif sebagian masih bisa berjalan dengan berbagai penyesuaian seperti e-commerce.

“Pariwisata semua mati. Karena tidak ada pariwisata yang tidak berkerumun,” ujarnya, Senin (18/5/2020).

Maka otomatis sektor pariwisata beserta pendukungnya seperti hotel, transportasi, guide dan retribusi daerah juga turut mati. Untuk itu pihaknya akan menyiapkan berbagai terobosan agar saat kasus covid-19 sudah landai atau hilang sama sekali, pariwisata bisa kembali lepas landas.

Ia belum menjelaskan detail apa saja kebijakan yang akan diambil dalam menghadapi new normal ini. Namun dalam proses menuju ke sana, pihaknya akan mengarahkan para pekerja di dua sektor itu untuk menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Orang yang dulu bekerja sebagai buruh, sekarang kami ajari utnuk wirausaha. Orang yang dulu kerja di bidang yang sudah mulai jenuh diajari bekerja di bidang yang masih menjanjikan. Di Jogja kami kembali mengemas manajemen pariwisata daerah jadi lebih baik,” ungkapnya.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X, mengatakan untuk mengambil kebijakan ke depan, perlu melihat dulu perkembangan kondisi Covid-19. Ia berharap tidak ada penambahan kasus baru lagi di luar klaster besar di DIY.

"Kita lihat perkembangannya, beberapa hari ini penambahan dari klaster yand sudah ada. Kalau reakfif swabnya bagaimana. Kalau tidak ada gejala harapannya kondisi membaik. Semoga tidak ada klaster lain," katanya.