Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
PDI Perjuangan (PDIP) membantu alat perlindungan diri atau APD lengkap untuk tenaga kesehatan di RSUD Jogja./Ist
Harianjogja.com, JOGJA - PDI Perjuangan (PDIP) membantu alat perlindungan diri atau APD lengkap untuk tenaga kesehatan di RSUD Jogja. Bantuan APD lengkap bagi nakes tersebut diharapkan bisa membantu petugas paramedis di rumah sakit dalam penanganan dan pelayanan Pasien Covid-19 di Jogja.
Endro Sulaksono selaku Sekretaris Gugus Tugas Lawan Covid-19, DPC PDI Perjuangan Kota Jogja menyatakan hingga kini masa tanggap darurat penanganan penyakit menular baru masih butuh keseriusan seluruh pihak agar langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona bisa tuntas.
"Tim Gugus Tugas Lawan Covid-19 memberikan dukungan kepada nakes dengan membantu APD lengkap agar petugas kesehatan bisa terlindungi," kata Endro yang juga anggota DPRD Kota Jogja dari Fraksi PDI Perjuangan, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (20/5/2020).
Endro menambahkan warga di Jogja perlu selalu menjalankan protokol kesehatan. Sampai saat ini, dengan adanya transmisi lokal yang terjadi di DIY maka kewaspadaan warga diperlukan.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh anggota DPR RI Komisi 10 dari Fraksi PDI Perjuangan dapil DIY, MY Esti Wijayanti yang didampingi oleh Wisnu Sabdono Putra, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Jogja dan sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Jogja.
"Semoga APD lengkap ini bisa bantu paramedis bekerja secara aman, nakes berperan penting dan strategis dalam penanganan Covid-19. Kita ingin mendengar juga apa saja yang jadi hambatan selama ini," kata Esti.
Sementara itu, Eko Suwanto selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja menyatakan dalam tujuh langkah pitulungan sesuai rekomendasi yang diberikan kepada pemerintah DIY, selain memperkuat sistem pelayanan rumah sakit untuk penanganan medis, ada kebutuhan dukungan anggaran guna penanganan dan langkah percepatan pencegahan Covid-19.
Pemda harus segera lakukan rapid test bagi masyarakat di pusat keramaian serta tegas memastikan physical distancing di tengah masyarakat.
"Kita mendesak pemerintah agar bisa lakukan percepatan pencegahan Covid-19. Jalankan rapid test di pusat keramaian dan tegas dalam memastikan physical distancing. Ayo saatnya semua elemen masyarakat Yogyakarta berperan aktif dalam gerak langkah pitulungan agar tanggap darurat Covid-19 di DIY berjalan baik. Dukungan anggaran untuk peningkatan sistem pelayanan kesehatan penting diupayakan, kita dorong agar kebijakan anggaran pemda bisa efektif alokasinya," kata Eko Suwanto yang juga Ketua Komisi A DPRD DIY dari fraksi PDI Perjuangan ini. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.