Cegah Penyebaran Covid-19, PDI Perjuangan Kota Jogja Bantu APD untuk Tenaga Kesehatan di Puskesmas

Ketua PAC PDIP Wirobrajan Soni Prisna didampingi Sekretaris DPC PDIP Jogja Wisnu Sabdono Putro menyerahkan APD di Puskesmas Wirobrajan Jogja. - Ist/Dok PDIP
01 Mei 2020 12:27 WIB Nina Atmasari Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Tim Gugus Tugas Lawan Covid-19 DPC PDI Perjuangan Kota Jogja terus bergerak dalam upaya memutus mata rantai penyebaran penyakit menular akibat virus corona. Kali ini, tim bergerak mendampingi PAC PDI Perjuangan Kecamatan Wirobrajan, Kota Jogja  membantu APD bagi tenaga kesehatan di Puskesmas.

Mereka aksi berbagi alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas Wirobrajan, Ngampilan dan Pakualaman sebagai dukungan agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan optimal.

Dukungan bantuan APD yang diserahkan sebanyak 50 buah tersebut merupakan bentuk rasa terima kasih PDI Perjuangan kepada petugas yang berada di ujung depan pelayanan kepada masyarakat.

"Tenaga kesehatan di puskesmas adalah ujung tombak pelayanan pertama ke masyarakat. Lewat aksi berbagi APD ini,  PDI Perjuangan Kota Yogyakarta berikan dukungan agar nakes tetap sehat dalam melayani warga dalam penanganan Covid-19," kata Sony Prisna, Ketua Pengurus Anak Cabang PDI Perjuangan Wirobrajan, Kamis (30/4/2020).

Sony Prisna,  Ketua PAC PDI Perjuangan Wirobrajan menyebutkan pengadaan APD bagi nakes di puskesmas ini  adalah  gotong royong dari struktural pengurus. Sekretaris PAC Daru Atmojo dan Bendahara Surajiyono serta  pengurus ranting se-kecamatan Wirobrajan turut serta dalam penyerahan bantuan.

“Sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kami sebagai eleman masyarakat yang peduli terhadap situasi ini untuk berpartisipasi dalam menghadapi musibah akibat Covid-19 ini. Bantuan ini sesungguhnya sebagai simbol apresiasi kami kepada para petugas medis yang menjdi garda depan penanggulangan Covid-19," kata Sony Prisna.

Petugas medis di Puskesmas adalah titik rujukan awal bagi warga yang merasa ada gangguan kesehatan untuk kemudian diperiksa apakah diakibatkan virus Covid-19 atau tidak.

“Tenaga medis telah bekerja dengan tulus, membantu kita, maka kita harus menjaga mereka” kata Sonny.

Dalam serah terima APD untuk nakes didampingi oleh Wisnu Sabdono Putra anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Jogja dari dapil Wirobrajan dan Indra Dinarta selaku Ketua Gugus Tugas Penangangan Covid-19 DPD PDI Perjuangan DIY.

Wisnu Sabdono Putra  menyatakan APD bagi nakes sangat penting bagi  dalam bertugas melayani agar mereka terlindungi dari paparan virus corona. Berkait hal tersebut dirinya ingin memastikan pemerintah Kota Jogja menyediakan kebutuhan alat pelindung diri bagi petugas di seluruh puskesmas yang ada di 14 kecamatan.

"Merawat dan melayani pasien terindikasi Covid-19 adalah tugas kemanusian. Kalau nakes terpapar dan tidak terlindungi saat melayani akan membahayakan keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat. Kita juga mendesak Pemerintah Kota Jogja memenuhi seluruh kebutuhan dan memberikan kesejahteraan dan asupan gizi yang bagus untuk tenaga medis dan para medis baik di Puskesmas maupun rumah sakit di Jogja. Kita akan sampaikan hal ini kembali pada rapat dengan Gugus Tugas Pemkot minggu yang akan datang," kata Wisnu Sabdono Putra, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Jogja.

Eko Suwanto,  Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja menambahkan dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19 diperlukan kerjasama semua elemen masyarakat, termasuk pentingnya kejujuran saat mengakses fasilitas kesehatan di Puskesmas.

"Selain disiplin jalankan protokol kesehatan, sikap jujur pasien penting. Ini akan memudahkan proses penanganan dan pencegahan. Kejujuran pasien sangat membantu tindakan terukur yang bisa dikerjakan untuk memutus mata rantai penyebaran," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja. (*)