Dari Tebing Breksi ke Panti, Touring JNE-FJ2 2026 Penuh Aksi Sosial
Touring JNE bersama jurnalis Jogja di Gunungkidul tak sekadar perjalanan, tapi juga aksi sosial dan dukung UMKM lokal.
Suasana pelantikan Hardo Kiswoyo sebagai Sekda Sleman, Rabu (20/5/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN - Hardo Kiswoyo resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Rabu (20/5/2020). Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo dengan menghadirkan audience secara virtual di Aula Lantai III Komplak Setda Sleman.
Sri berharap pelantikan Sekda Sleman yang baru ini dapat semakin mengoptimalkan upaya Pemkab untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Sleman di tahun 2021. "Sekda harus mampu menggali potensi dirinya agar dapat menghadapi tantangan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan ke depan," kata Sri di sela pelantikan.
Sri berpesan ada tiga hal penting yang harus dipegang teguh oleh Sekda yang baru. Yakni integritas, jiwa pelayanan dan profesionalisme. Sekda, kata Sri, harus mampu memformulasikan kebijakan-kebijakan yang tepat dan bijak. "Sekda harus mampu memobilisasi segenap potensi yang dimiliki untuk menghadapi seluruh tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan," katanya.
Menurut Sri, tantangan yang dihadapi Sleman ke depan sangat dinamis, penuh kompetisi serta banyak berkembang hal-hal baru yang perlu disikapi secara bijak. "Tidak dapat dipungkiri merebaknya pandemi Covid-19 ini memberikan pengaruh dalam kehidupan dan budaya masyarakat. Ini harus disikapi dengan bijak," ucapnya.
Adapun Hardo mengaku siap untuk menjalankan amanah yang diberikan. Meskipun jumlah ASN di Sleman terbatas, katanya, hal itu bukan menjadi penghalang untuk mewujudkan visi dan misi Sleman sebagai smart regency. Dia mengaku optimistis seluruh program yang dirancang akan berjalan dengan baik.
Menurut Hardo, hal tersebut dapat diantisipasi dengan manajemen dan pengawasan yang baik. Seluruh potensi yang dimiliki Sleman akan dioptimalkan. "Kekurangan ASN bukan alasan yang dapat menghambat proses pembangunan. Saya secara pribadi akan lebih banyak menuangkan ide-ide untuk mengembangkan kemajuan masyarakat Sleman dan membantu tugas bupati," katanya.
Untuk diketahui, Hardo dilantik menggantikan Sekda sebelumnya, Sumadi yang menjabat selama tiga tahun. Pelepasan pindah tugas Sumadi dilakukan Bupati bersama jajarannya pada Rabu (5/2/2020) di Pendopo Parasamya, Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Touring JNE bersama jurnalis Jogja di Gunungkidul tak sekadar perjalanan, tapi juga aksi sosial dan dukung UMKM lokal.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.
RD Kongo umumkan skuad Piala Dunia 2026, Yoane Wissa jadi andalan. Simak daftar lengkap pemainnya di sini.