Pemkab Sleman Kerja Keras Tuntaskan Klaster Indogrosir

Suasana rapid test bagi pengunjung Indogrosir yang digelar di Gor Pangukan, Sleman, Selasa (12/5/2020). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
22 Mei 2020 21:07 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Jumlah karyawan Indogrosir yang terpapar virus Covid 19 terus bertambah. Bahkan, seorang pengunjung yang mengikuti rapid test massal juga dinyatakan positif Corona.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan Pemkab serius untuk menuntaskan klaster Indogrosir tersebut. Setiap orang yang positif akan ditracing keluarganya. "Kami serius untuk menyelesaikan klaster Indogrosir. Tidak setengah-setengah. Kami tuntaskan penanganannya," kata Sri, Jumat (22/5/2020).

Dia kembali mewanti-wanti agar pelaku usaha dan masyarakat unumnya juga serius untuk ikut menangani dan mengantisipasi penyebaran virus Covid-19. "Ayolah masalah kesehatan ini kita prioritaskan lebih dulu. Kalau mau tetap beraktivitas tanpa buka toko kami dukung. Kalau kulakan lewat WA kan juga bisa," katanya.

Menurutnya, klaster Indogrosir merupakan transmisi lokal yang harus segera diselesaikan. Penyelesaiannya membutuhkan dukungan semua pihak. "Jangan sampai muncul klaster baru. Untuk menyelesaikan virus Covid-19 ini butuh dukungan semua pihak," kata Sri.

Sekadar diketahui, Satgas Covid-19 DIY mengumumkan pasien baru di mana untuk klaster Indogrosir yang positif Covid-19 tidak hanya menjangkiti karyawan Indogrosir tetapi juga keluarganya. Masing-masing meliputi Kasus 219, Laki laki, 24 th, Sleman (karyawan Indogrosir), Kasus 220, Laki laki, 74 th, Sleman (Keluarga karyawan Indogrosir).

Selain itu, Kasus 221, Laki laki, 21 th, Sleman (Keluarga karyawan Indogrosir) dan Kasus 222, Perempuan, 52 th, Sleman (keluarga karyawan Indogrosir). "Sesuai protokol, semua yang positif dilanjut tracing kontak erat termasuk di rapid test," kata Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo.

Joko mengatakan dari sekian karyawan Indogrosir yang positif Covid-19, hanya ada satu pengunjung yang dinyatakan positif. "Yang pengunjung itu hanya satu orang yang positif, warga Mlati dan saat ini sedang dirawat di RSU PKU Gamping," kata Joko.

Selain itu, lanjut Joko, keluarga karyawan Indogrosir ada juga yang sudah menulari keluarganya. "Hari ini (kemarin) yang positif kasus 219 masih karyawan IG warga Godean. Tiga yang lainnya keluarga Karyawan IG yang sudah dinyatakan positif terlebih dahulu, bukan keluarga kasus 219," katanya.