Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Ahmad Subaidi
Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten Bantul sudah menyiapkan anggaran penanganan pencegahan infeksi Coronavirus Disease atau Covid-19 sebesar Rp140 miliar. Anggaran tersebut sudah masuk dalam dana tak terduga. Dari jumlah anggaran tersebut yang sudah digunakan baru sekitar Rp39 miliar.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bantul, Trisna Manurung mengatakan sebagian besar penggunaan anggaran penanganan Covid-19 ini ada di Dinas Kesehatan yang mencapai sekitar Rp20 miliar lebih. Anggaran tersebut termasuk untuk pengadaan Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 di Bambanglipuro, penambahan ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul, dan sejumlah alat pelindung diri.
“Selain itu untuk Jaring Pengaman Sosial [Bantuan sosial warga terdampak Covid-19 yang belum tersentuh dari bantuan Pusat dan Provinsi]. Kemudian untuk pemulihan ekonomi,” kata Trisna, Selasa (16/6/2020).
Trisna mengatakan dana Rp140 miliar yang disiapkan itu sebagai bentuk antisipasi penanganan Covid karena pandemi ini belum bisa diprediksi sampai kapan. Ia berharap pandemi segera berakhir sehingga anggaran yang dipersiapkan bisa dihemat. “Semoga anggarannya tidak sampai habis,” ucap Trisna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Argentina vs Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. Rivalitas sengit dari Tangan Tuhan hingga kartu merah Beckham, saksikan duel Messi vs Bellingham
UMY menonaktifkan sementara dosen Farmasi yang diduga terlibat kasus pelecehan. Investigasi internal kampus dan Satgas PPKPT masih berlangsung.
Lagu rap Erling Haaland "Kygo Jo" jadi No.1 Spotify Norwegia usai di-remix Kygo. Simak kisah di balik lagu yang dibuat saat remaja ini.
Topan Bavi ganggu transportasi China: 2.800 penerbangan batal, 45 bandara siaga badai petir, kereta cepat ditangguhkan. Dampak meluas ke Beijing hingga Shanghai
Lima SD negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran baru akibat kekurangan murid. Berikut daftar sekolah yang diregrouping.