Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Sebuah bangunan tinggi yang ada di Jalan Kaliurang dekat kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM) dipertanyakan warganet. /Ist- tangkapan layar twitter
Harianjogja.com, JOGJA- Sebuah bangunan tinggi yang ada di Jalan Kaliurang dekat kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM) dipertanyakan. Bangunan itu sudah mangkrak bertahun-tahun.
Bangunan itu berupa gedung tinggi yang lebih dari lima lantai. Cat bangunan berwarna cream. Desain bangunan mirip pusat perbelanjaan atau kantor. Tidak ada papan nama pada bangunan tersebut. Namun, bangunan tersebut diketahui kosong tidak digunakan.
Rupanya, bangunan yang ada di sisi timur Jalan Kaliurang itu menarik perhatian warganet. Warganet dengan nama akun twitter @an1105jay mengunggah foto bangunan tersebut dan mempertanyakannya.
"min iki bangunan bekas opo to kok kepo aku @JogjaUpdate," tulisnya.
lik iki bangunan bekas opo to kok kepo aku @an1105jay pic.twitter.com/HxUI7L3Lrl
— jogjaupdate.com (@JogjaUpdate) June 29, 2020
Unggahan itu pun diunggah ulang oleh akun @JogjaUpdate. Rupanya, banyak warganey yang mengaku mengetahui informasi tentang bangunan tersebut. Sejumlah akun memberikan jawaban berdasar pengetahuan mereka. Setidaknya ada 69 komentar tentang unggahan tersebut.
Salah satunya akun @haidrdln12 yang menyebut bangunan tersebut sebagai Mall UGM.
Baca juga: Setelah Pantai, Zaskia Adya Mecca Temukan Hutan Belantara di Kaliurang, Masih Alami Banget!
"Setauku ini mall UGM. Karena ijinnya gak keluar jadinya jadi difungsikan. Kalau kata dosenku ijin usahanya jelas untuk mall, karena itu ijinnya sedikit ribet, semisal itu ijinnya adalah gedung untuk karya mahasiswa (seperti plaza di univ sebelahnya) mungkin ijinnya lebih mudah," tulisnya.
Akun @coach_dhimas menambahkan sebuah komentar dengan mengungkap ada masalah pada pembangunan gedung tersebut. Dalam komentarnya, ia menyebut akun milik mantan Wali Kota Jogja, Herry Zudianto.
"Waktu membangun mereka nekat melanggar garis sempadan bangunan, dikiranya bisa lolos ijin IMB, ternyata tidak bisa, karena Pemerintah Kota Jogja saat itu dipimpin oleh Pak @herry_zudianto."
Rupanya, unggahan ini diketahui oleh Herry Zudianto. Wali Kota Jogja yang menjabat selama 2 periode yaitu 2001-2006 dan 2006-2011 itu pun kemudian memberikan klarifikasi.
Menurutnya, bangunan itu berada di wilayah Kabupaten Sleman. Bangunan itu ada masalah sempadan yang diikuti masalah sengketa hukum. Akibatnya, bangunan tersebut mangkrak sampai sekarang.

"itu sepertinya bangunan ada di komplek kampus UGM (jln kaliurang). Masuk wilayah Kab. SLeman. Ada masalah sempadan dan diikuti ada masalah sengketa hukum, shg smp sekarang mangkrak. Herry Zudianto." tulisnya.
Nah, sudah tidak penasaran lagi kan dengan bangunan ini?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.