Advertisement
Curhat Sekda DIY soal Warga di Pasar yang Suka Melanggar Protokol Covid-19
Kadarmanta Baskara Aji. - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Penegakan protokol pengendalian Covid-19 dinilai sulit dilakukan di kawasan pasar.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan di pasar menjadi lokasi yang paling sulit dilakukan pengaturan. "Luasan pasar dibanding jumlah pengunjung membuat pembatasan sulit dilakukan," ujarnya, Rabu (1/7/2020).
Advertisement
Selain itu, ia melihat selama ini masyarakat dan pedagang pasar juga masih banyaknyang tidak mengindahkan protokol kesehatan dengan tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak. "Belum disiplin. Disuruh satu jalur juga masih melawan arus," katanya.
Di sisi lain, pasar harus tetap beroperasi karena menjadi sarana pemenuhan kebutuhan hidup baik bagi pedagang maupun masyarakat. Sebab itu, meski sulit, pihaknya meminta Pemkab dan Pemkot untuk tetap menerapkan sejumlah pengaturan.
Ia menjelaskan pengaturan di pasar ini diantaranya pembatasan jumlah pengunjung, dimana ketika pengunjung audah memenuhi kapasitas, pengunjung lain tidak boleh masuk. Lalu di pasar juga perlu diterapkan sistem satu jalur sehingga pengunjung masuk dan keluar tidak saling bersentuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement








