Resmi, Golkar Usung Suharsono-Totok di Pilkada Bantul

Bakal calon bupati Bantul, Suharsono (kiri) menerima surat rekomendasi Golkar yang diserahkan oleh Ketua DPD Golkar Bantul, Paidi (kanan) dan disaksikan oleh Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, di Pendopo Gandung Pardiman Center, Karangtengah, Imogiri, Bantul, Sabtu (18/7/2020). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
18 Juli 2020 18:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi mengusung Suharsono-Totok Sudarto sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul dalam pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Rekomendasi resmi Golkar untuk Suharsono-Totok Sudarto ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, seusai melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar DIY di Pendopo Gandung Pardiman Center di Karangtengah, Imogiri, Bantul, Sabtu (18/7/2020).

Ahmad Doli mengatakan dukungan untuk Suharsono dan Totok sudah melalui proses dan tahapan penjaringan yang panjang. Namun rekomendasi resmi baru diputuskan sejak dua pekan terakhir dengan berbagai pertimbangan dan analisa yang sudah dilakukan oleh tim pemenangan pemilu DPP Golkar yang disebut tim 14.

Sejumlah pertimbangan Golkar mendukung Suharson-Totok diakui Ahmad Doli adalah Golkar sejauh ini sudah ikut terlibat bersama Suharsono dalam proses pembangunan Bantul. ia juga mengkliam kepemimpinan Suharsono cukup berhasil di Bantul.

“Pemerintahan Suharsono cukup berhasil. Kerja sama yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul dengan Golkar cukup baik. Kami juga punya kader terbaik yang diusung bersama sama pak Bupati. Saya kira itu salah satu pertimbangan kami kenapa kami kembali usung pak Suharsnono bersama kader kami Pak Totok untuk dicalonkan sebagai bupati dan calon wakil bupati,” kata Ahmad Doli.

Menurut dia, pasangan Suharsono-Totok sudah tinggal didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia menjamin kecil kemungkinan ada perubahan nama bakal calon yang akan diusung Golkar setelah keluarnya rekomendasi tersebut. Selain Bantul, ia menyebut ada 161 daerah dari total 270 daerah se-Indonesia yang menyelenggarakan pilkada serentak yang sudah mendapatkan rekomendasi.

Sementara sisanya masih sebatas surat tugas dan rekomendasi sementara, termasuk untuk pilkada Gunungkidul, Golkar baru memberikan rekomendasi sementara untuk pasangan Sunaryanta dan Heri Susanto sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung Golkar. Pihaknya masih terus mengevaluasi elektabilitas semua bakal calon yang akan diusung Golkar

“Apakah paslon sudah tepat, kalau ada kelemahan, kelemahan dimana?. Kalau elektabilitas drop bisa jadi dievaluasi,” ujar Ahmad Doli.