Orang Tua Diminta Lapor Jika Dipaksa Beli Seragam Sekolah
Disdik Sleman mengimbau orang tua melapor jika menemukan praktik pemaksaan pembelian seragam sekolah oleh pihak sekolah atau komite.
Ilustrasi warga menggunakan akses wifi gratis. /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com,JOGJA--Pengadaan wifi publik menjadikan salah satu pengembang fasilitas yang penting di era digital ini. Terlebih ketidakmampuan semua warga dapat mengakses internet secara gratis, membuat fasilitas penunjang ini cukup penting khususnya untuk menunjang belajar daring.
Ketua Komisi A DPRD Kota Jogja, Dwi Candra Putra berpendapat jika kebijakan Kemendiknas RI yang belum memberi izin bagi wilayah bukan zona hijau untuk melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka membuat kebutuhan Internet sangat penting. "Hal ini dikarenakan KBM tetap harus dilakukan dalam bentuk daring," jelasnya pada Minggu (19/7/2020).
"Pemkot Jogja tentu harus merespon dengan cepat dan cermat, mengingat wilayah Kota Jogja masuk dalam zona kuning, agar kebutuhan dasar pendidikan bisa berjalan sesuai harapan,"tambah Dwi. Lebih lanjut dia berharap dalam pembahasan perubahan APBD 2020 salah satu hal yang dibahas yakni memfokuskan titik-titik wifi gratis di ruang publik. "Pada anggaran murni [wifi gratis di ruang publik] sempat ditunda karena realokasi untuk Covid-19," imbuhnya.
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Dinas Komunikasi Informatika bndan Persandian Kota Jogja, Suciati mengatakan sebanyak 211 titik wifi publik telah dipasang Pemkot Jogja. Adapun dijelaskan Suciati, secara rinci wifi terpasang pada 183 RW dan 28 RTHP.
Suciati mengatakan bahwa guna penuhi kebutuhan wifi gratis, Diskominfo dan Persandian Kota Jogja juga berupaya jalin kerja sama dengan pihak swasta melalui CSR untuk mengembangkan wifi gratis ini. Mulanya, Suciati menerangkan bahwa seharusnya tahun ini ada penambahan wifi gratis. Namun karena adanya refocusing anggaran, maka rencana tersebut ditunda. Melalui kerja sama dengan swasta, diharapkan penambahan titik wifi gratis tetap bisa terlaksana tahun ini.
Menurut Candra dari total 616 RW di Kota Jogja, ia berharap ada penambahan wifi gratis. "Setidaknya ada penambahan 50-75 (40 persen dari jumlah RW) titik wifi gratis bari baik, melalui anggaran perubahan maupun CSR yang sudah diinisiasi oleh Diskominfo dan Persandian Kota Jogja," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman mengimbau orang tua melapor jika menemukan praktik pemaksaan pembelian seragam sekolah oleh pihak sekolah atau komite.
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab mendorong tertib perizinan dan penguatan SOP program MBG.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.