Advertisement
Di Tengah Pandemi, Pemotongan di RPH Sleman Naik 100%
Ilustrasi penyembelihan hewan kurban. - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN – Jumlah pemotongan hewan kurban di rumah pemotongan hewan (RPH) Sleman mengalami kenaikan lebih dari 100% dibandingkan tahun lalu. Hingga kini, jumlah hewan kurban yang terdaftar lebih dari 33 hewan.
Kepala UPTD Pasar Hewan Ambarketawang dan Rumah Potong Hewan Yuda Andi Nugroho mengatakan dua RPH di Sleman awalnya disiapkan untuk melayani pemotongan hewan kurban dari zona merah. Namun karena di Sleman Tak ada lagi zona merah, pihaknya melayani permohonan pemotongan hewan selama hari tasyrik untuk masyarakat umum.
Advertisement
Dia mengatakan menjelang Iduladha jumlah sapi yang terdaftar dipotong di RPH tercatat sebanyak 33 ekor. Jumlah tersebut kemungkinan bisa bertambah karena masih tersisa waktu 10 hari lagi menuju hari H. "Yang datang dari masjid sekitar, ada juga yang dari Gamping, Depok, Seyegan. Soalnya di Sleman sudah tidak ada zona lagi merah," katanya kepada Harian Jogja, Selasa (21/7/2020).
Jumlah hewan yang dipotong di RPH pada Iduladha tahun ini, kata Yuda, naik 100% dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu hanya 18 hewan kurban yang dipotong di RPH. Tingginya minat masyarakat untuk memotong hewan kurban di RPH tidak terlepas dari adanya pandemi Covid-19. "Makanya jumlah hewan yang dipotong di RPH diatur. Kami sesuaikan dengan kapasitas dan jumlah petugas jagal kami, agar layanan reguler juga tidak terganggu," jelas Yuda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
IDF Bantah Terlibat Serangan yang Tewaskan 3 Prajurit TNI di Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Larangan Parkir Bus Senopati Picu Keresahan Juru Parkir
Advertisement
Advertisement








