Advertisement

Lonjakan Gadai Rp7 Miliar, Minat Emas Warga Makin Tinggi

Andreas Yuda Pramono
Rabu, 01 April 2026 - 08:07 WIB
Jumali
Lonjakan Gadai Rp7 Miliar, Minat Emas Warga Makin Tinggi Investasi emas / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Lonjakan aktivitas gadai menjelang Lebaran 2026 di Pegadaian Cabang Kentungan menunjukkan meningkatnya kebutuhan dana cepat masyarakat. Di sisi lain, tren ini diikuti lonjakan minat investasi emas yang kian diminati sebagai aset aman.

Kantor Pegadaian Cabang Kentungan mencatat nilai gadai naik signifikan hingga hampir Rp7 miliar pada periode pra-Lebaran, didorong kebutuhan konsumsi Ramadan dan kenaikan harga emas.

Advertisement

Manajer Bisnis Kantor Pegadaian Cabang Kentungan, Suroto, menyampaikan bahwa peningkatan aktivitas gadai menjadi pola tahunan, terutama saat masyarakat membutuhkan likuiditas untuk kebutuhan konsumsi maupun modal usaha kecil.

“Menjelang lebaran, masyarakat butuh dana cepat, terutama untuk konsumsi dan modal usaha kecil seperti UMKM. Ditambah harga emas yang naik, nilai gadai ikut meningkat,” kata Suroto ditemui di kantornya, Selasa (31/3/2026).

Usai Lebaran, Gadai Menurun

Memasuki periode setelah Lebaran, tepatnya hingga H+9, aktivitas gadai mulai menurun seiring terpenuhinya kebutuhan masyarakat serta adanya koreksi harga emas.

Mayoritas barang jaminan masih didominasi perhiasan emas dengan porsi mencapai sekitar 95 persen. Kondisi ini menunjukkan perubahan perilaku nasabah yang kini lebih memilih aset bernilai tinggi dan praktis dibandingkan barang elektronik seperti televisi.

Pegadaian juga mencatat hanya sebagian kecil nasabah yang memilih melepas barang jaminan untuk dilelang, yakni dalam jumlah sangat minim atau hanya nol koma sekian persen. Sebagian besar nasabah justru memilih memperpanjang masa gadai, bahkan hingga bertahun-tahun.

“Dengan kenaikan harga emas, nasabah justru bisa menambah pinjaman tanpa perlu menambah agunan. Ini yang membuat mereka cenderung memperpanjang,” katanya.

Investasi Emas Tumbuh Signifikan

Di sisi lain, tren investasi emas di Pegadaian Kentungan menunjukkan pertumbuhan kuat. Sepanjang 2025, realisasi investasi logam mulia hampir mencapai Rp10 miliar, melampaui target awal sebesar Rp8 miliar.

Untuk 2026, target investasi kembali dinaikkan menjadi Rp12 miliar, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen safe haven.

Kenaikan harga emas menjadi faktor utama pendorong. Dalam periode awal 2025 hingga Maret 2026, harga emas tercatat meningkat hampir 20 persen, ditambah pengaruh kondisi geopolitik global yang mendorong masyarakat mencari instrumen investasi yang lebih aman.

“Di tengah situasi global seperti sekarang, emas masih jadi pilihan aman. Banyak negara besar juga meningkatkan cadangan emas,” ujarnya.

Selain itu, digitalisasi layanan turut mendorong pertumbuhan investasi, khususnya melalui produk tabungan emas. Minat dari kalangan milenial juga meningkat, seiring kemudahan memantau harga emas melalui aplikasi digital.

Pegadaian memastikan keamanan investasi melalui skema satu banding satu, di mana saldo emas digital didukung oleh emas fisik yang tersimpan.

Dalam tiga bulan pertama 2026, tren investasi logam mulia sudah menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, memperkuat optimisme pertumbuhan sepanjang tahun ini. “Setiap tahun tren investasi emas selalu naik. Kami optimistis 2026 akan terus tumbuh,” ujarnya.

Lonjakan gadai menjelang Lebaran mencerminkan kebutuhan likuiditas jangka pendek masyarakat, sementara peningkatan investasi emas menunjukkan pergeseran ke arah instrumen keuangan yang lebih stabil di tengah dinamika ekonomi. “Kalau gadai memang arahnya masih untuk urusan konsumtif,” lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

BBM Tak Naik per 1 April 2026, Cek Harga Terbaru

BBM Tak Naik per 1 April 2026, Cek Harga Terbaru

News
| Rabu, 01 April 2026, 09:27 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement