Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Ilustrasi Pemotor./Pexels via Suara.com
Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang pria bernama Ferdian Aditya terpaksa kehilangan sepeda motor setelah meminjamkannya kepada seorang teman di wilayah Ngaglik, Sleman.
Teman korban, Dhio Al Fajr, saat dihubungi melalui pesan singkat, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada Minggu (19/7/2020). Terduga pelaku diketahui berisinial DWI alias Duwek (19).
"Jadi orang ini [DWI] meminjam motor teman saya [Ferdian]. Alasannya untuk keperluan pulang ke rumah," jelasnya, dihubungi wartawan, Rabu (22/7/2020).
Ia menjelaskan, awalnya Ferdian tak merasa curiga untuk meminjamkan sepeda motor kepada terduga pelaku. Sepeda motor jenis Honda CRF beserta kunci pun diberikan kepada DWI.
"Kejadiannya pagi, jadi terduga pelaku menggunakan modus meminjam untuk pulang," ungkapnya.
Setelah ditunggu cukup lama, DWI tak segera kembali. Karena curiga, korban mencoba menghubungi terduga pelaku, tetapi tak mendapat respons.
Korban akhirnya datang ke polsek terdekat untuk melaporkan peristiwa yang dia alami.
Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Ngaglik Iptu Budi Karyanto menjelaskan bahwa terduga pelaku sudah diamankan warga. Pihak kepolisian juga telah menemui korban.
"Diamankan warga. Namun di TKP tidak ada, akhirnya kami menemui korban dahulu. Korban menyampaikan bahwa dia sudah melapor kepada Polsek Sleman. Akhirnya orang ini kami serahkan ke Polsek Sleman," jelas Budi.
Dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kanit Reskrim Polsek Sleman Iptu Eko Haryanto membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya masih mendalami kasus dengan memeriksa saksi-saksi.
"Ya benar [kasus dugaan] penipuan dan penggelapan. Saat ini masih diperiksa. Kami masih mendalami peristiwa tersebut," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.