Golkar Ancam Pecat Kader yang Tak Dukung Suharsono di Pilkada Bantul

Ilustrasi bendera Partai Golkar - Antara
26 Juli 2020 16:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Partai Golkar mengklaim semua unsur pengurus sampai simpatisan partai solid mendukung Suharsono dan Totok Sudarto sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul dalam Pilkada 2020 ini. Bahkan partai pohon beringin ini mengancam kadernya yang tidak mengindahkan sikap partai atau mbalelo akan dipecat.

Pengurus DPD Golkar Bantul Heru Sudibyo mengatakan hampir semua pengurus dan kader Golkar mendukung sikap Golkar untuk mengusung Suharsono dan Totok. Hanya ada satu dua kader yang berbeda pendapat, tetapi yang bersangkutan sudah mendukung sikap Golkar.

“Kalau ada yang tidak mendukung Noto [Suharsono-Totok] ada surat peringatan satu sampai tiga. Kalau tidak mengindahkan juga akan dicoret dari keanggotaan partai,” kata Heru, Minggu (26/7/2020).

Heru menyatakan partainya mendukung Suharsono-Totok sudah melalui pertimbangan yang panjang demi kemaslahatan partai dan juga pembangunan di Bantul. Ia menilai Golkar selama ini sudah ikut terlibat dalam pembangunan Bantul dan Suharsono diklaimnya sudah menunjukan kinerja yang baik untuk Bantul.

Untuk mensolidkan dukungan terhadap Noto, kata dia, Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Bantul pada Sabtu (25/7/2020) kembali mempercayakan Paidi memimpin Golkar dalam periode 2020-2025. Heru yang juga sebagai ketua Panitia Musda mengatakan Paidi terpilih secara aklamasi dari 23 pemilik suara sah, mulai dari DPD, unsur pendiri partai hingga organisasi sayap partai.

Menurut Heru, Paidi dinilai sukses mensolidkan kader sampai tingkat bawah. Paidi juga diharapkan dapat mengawal suksesnya pilkada dan pemilu 2024 mendatang. “Semoga Pak Paidi bisa membawa suksesnya pilkada dan pemilu 2024,” kata Heru.

Musda tersebut juga memilih Totok Sudarto sebagai ketua Dewan Penasehat Golkar Bantul. Totok adalah pendatang baru di Golkar meski mengklaim memiliki kartu tanda anggota (KTA) Golkar sejak lama.

Sementara itu Paidi bersukur kembali dipercaya sebagai ketua DPD Golkar Bantul. Dalam beberapa waktu ke depan, dia akan menyusun program kerja dan fokus pada pemenangan pilkada. “Soalnya menang pilkada ini harga mati,” ucap Paidi.