Akses Air Perpipaan di Kota Jogja Rendah, Pencemaran Sumur Disorot
Akses air perpipaan di Kota Jogja baru 30 persen. Wali Kota Hasto Wardoyo mengingatkan risiko pencemaran air sumur bagi warga.
Ilustrasi. /Reuters.
Harianjogja.com, JOGJA—Keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah asal DIY hingga awal Maret 2026 dipastikan tetap berjalan lancar di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) DIY menyebut belum ada pembatalan maupun penjadwalan ulang.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mustofa, menjelaskan sejumlah jemaah bahkan baru tiba di Arab Saudi tanpa hambatan berarti.
“Sejauh ini masih lancar. Bahkan ada rekan kami yang kemarin berangkat dan tadi malam sudah landing di sana, tidak ada apa-apa. Penjadwalan masih on schedule, baik yang berangkat maupun yang pulang,” katanya, Senin (2/3/2026).
Menurut dia, arus penerbangan dari Indonesia menuju Arab Saudi maupun sebaliknya, termasuk melalui Bandara Jeddah, masih berlangsung normal. Penerbangan langsung maupun transit melalui sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, hingga kawasan Asia Timur tetap beroperasi sesuai jadwal.
“Baik yang transit maupun direct masih lancar. Jadi insyaallah untuk umrah belum banyak terdampak oleh eskalasi yang ada di Timur Tengah,” ujarnya.
Meski situasi relatif terkendali, Kemenhaj DIY tetap menyiapkan langkah mitigasi. Koordinasi lintas kementerian telah dilakukan, termasuk dengan perwakilan Indonesia di Arab Saudi guna memastikan perlindungan jemaah tetap optimal.
Ia menuturkan Kantor Urusan Haji di Jeddah telah membentuk tim siaga di sejumlah bandara, khususnya di Jeddah dan Madinah. Tim tersebut bertugas mendampingi serta memberikan perlindungan apabila muncul kendala, terutama menjelang kepulangan jemaah.
Selain itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh (KBRI) juga mengimbau jemaah agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Pemerintah Indonesia, kata dia, telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjamin keamanan jemaah umrah di Tanah Suci.
Terkait kemungkinan reschedule apabila konflik meningkat, Jauhar menegaskan hingga kini belum ada kebijakan penjadwalan ulang. Pihaknya masih menunggu perkembangan situasi serta kebijakan resmi dari pemerintah Arab Saudi.
“Kita menunggu perkembangan lebih lanjut. Selama tidak ada penutupan bandara di sana, jadwal keberangkatan tetap berjalan,” jelasnya.
Ia berharap eskalasi konflik di Timur Tengah tidak semakin meluas agar tidak berdampak pada keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah, termasuk persiapan musim haji yang dijadwalkan dimulai sekitar dua bulan mendatang. Keberangkatan jemaah haji pertama direncanakan pada 21 April, sehingga stabilitas kawasan menjadi faktor penting bagi kelancaran jadwal ibadah tersebut.
“Kita berharap sampai menjelang musim haji nanti, eskalasi di Timur Tengah sudah mulai mereda sehingga tidak mengganggu jadwal keberangkatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akses air perpipaan di Kota Jogja baru 30 persen. Wali Kota Hasto Wardoyo mengingatkan risiko pencemaran air sumur bagi warga.
Atletico Madrid resmi merekrut Lee Kang-in dari PSG dengan kontrak hingga 2031. Nilai transfer gelandang Korea Selatan itu disebut mencapai Rp713 miliar.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 26Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja pada 26 Juli 2026 didominasi cerah. Sleman dan Kota Jogja berpotensi mengalami udara kabur.
BRIN memperkuat ekosistem riset hidrogen melalui kolaborasi dengan industri untuk mempercepat hilirisasi dan transisi energi nasional.
Timnas Indonesia berpotensi mencetak rekor baru di Piala AFF 2026 dengan membawa 11 pemain naturalisasi dalam satu edisi turnamen.