Bupati Gunungkidul Ajak ASN Nglarisi Pasar Tiap Jumat Awal Bulan
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
Kepala BNNP DIY Brigjend I Wayan Sugiri saat menyerahkan bantuan sembako dari Alumni Akpol 1991 kepada masyarakat di Balai Dusun Semanu Selatan, Kalurahan Semanu, Semanu. Senin (27/7/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Alumni Akpol 1991 menggelar bakti sosial di Kapanewon Semanu, Senin (27/7/2020). Acara ini sekaligus untuk mengenang masa pendidikan saat melaksanakan napak tilas rute gerilya Jenderal Sudirman yang berlangsung 31 tahun yang lalu.
Koordinator Baksos di DIY, Brigadir Jenderal I Wayan Sugiri mengatakan, acara bakti sosial digelar serempak di seluruh Indonesia oleh alumni Akpol 1991. Khusus di wilayah DIY, kegiatan difokuskan di wilayah Kapanewon Semanu. Total ada 500 paketan sembako yang diberikan kepada masyarakat.
“Sebenarnya ada juga untuk bantuan usaha, tapi di DIY hanya sembako,” kata Wayan saat menyerahkan bantuan ke masyarakat di Dusun Semanu Selatan, Semanu, Semanu, Senin pagi.
Dia menjelaskan, baksos yang digelar merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Terlebih lagi di tengah penyebaran pandemi corona, banyak sektor yang ikut terkena dampaknya, mulai dari menurunnya penghasilan masyarakat hingga aktivitas tidak bisa sebebas di waktu normal. “Jangan lihat isinya, tapi mudah-mudahan bantuan bisa meringankan beban masyarakat,” kata Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) DIY ini.
Baca Juga: Gegara Diejek, Pria di Sleman Aniaya Bocah hingga Gegar Otak dan Patah Tulang
Menurut dia, wilayah Semanu memiliki kenangan sangat berkesan bagi alumni Akpol 1991. Pasalnya, saat menjalani pendidikan wajib mengikuti program rute gerilya Jenderal Sudirman. Kegiatan ini sudah berlangsung 31 tahun yang lalu, namun para alumni masih ingat kebaikan warga Semanu yang suka rela memberikan makan dan minum saat napak tilas berlangsung. Hal inilah yang menjadi tambahan penyemangat untuk menyelesaikan napak tilas sampai tuntas.
“Kita berjalan selama tiga hari tiga malam. Memang lelah dan mengantuk jadi satu, tapi saat berjalan ada warga di Semanu yang memberikan batuan makan dan minum agar tetap kuat menjalani napak tilas,” katanya.
Panewu Semanu, Huntoro Purbo Wargono mengatakan, pihaknya berterima kasih atas bantuan dari Alumni Akpol 1991 yang menyelenggarakan baksos di wilayah Semanu. Menurut dia, bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Pengelola Wisata di Sleman Tak Kuasa Menghalau Wisatawan dari Zona Merah
“Sudah dibagikan langsung ke masyarakat. Kami pun berterima kasih atas bantuan yang diberikan,” katanya.
Dia pun berharap kepada masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalakan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona. “Masih ada tambahan kasus sehingga protokol kesehatan harus tetap dijalankan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
Pemerintah menyiapkan isu strategis untuk pembahasan RUU Pemilu bersama Panja DPR, termasuk parliamentary threshold, dapil hingga AI.
Pieter Huistra mengungkap kondisi Frederic Injai dan Saiful Djoge yang masih cedera. Injai diprediksi pulih 1-2 bulan, Djoge 1-2 pekan.
Yusril Ihza Mahendra mengaku belum menerima laporan dugaan pesta sabu di Rutan Depok. Penertiban lapas dan rutan akan dikoordinasikan.
Menteri Imipas Agus Andrianto menyatakan bebas bersyarat Indra Kenz bakal dicabut setelah proses remisinya diaudit terkait kasus Lapas Cibinong.
Listyo Sigit resmi jadi KSP. Ia siap mengambil keputusan dalam situasi sulit hingga memanggil menteri untuk mempercepat program Presiden Prabowo.