Jadwal Sekaten Solo 2026, Ini Rangkaian Miyos Gangsa hingga Grebeg
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JOGJA--Dua pasien Covid-19 di DIY dilaporkan pada Selasa (28/7/2020) telah meninggal dunia.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih menyatakan dua pasien yang meninggal dunia tersebut yakni pasien Kasus 563 laki-laki 75 tahun dengan penyakit komorbid ginjal dan pasien Kasus 574 laki-laki 53 tahun dengan penyakit komorbid ginjal dan hipertensi.
Merujuk laman resmi penanganan Covid-19 Pemda DIY https://corona.jogjaprov.go.id/, pasien Kasus 563 merupakan warga Kecamatan Kretek, Bantul. Sedangkan pasien Kasus 574 merupakan warga Kecamatan Depok, Sleman.
Di Kretek, Bantul pasien Kasus 563 diketahui sebagai pasien pertama di kecamatan tersebut.
BACA JUGA: Covid-19 di Sleman Nyaris Tembus 200! Ini Data Terbaru Tiap Kecamatan
Dengan penambahan dua pasien yang meninggal tersebut maka total pasien positif Covid-19 di DIY yang meninggal dunia bertambah menjadi 19 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.