Hadapi Porda 2027, Gunungkidul Mulai Pemusatan Latihan Atlet
Bupati Gunungkidul meluncurkan Puslatkab sebagai persiapan atlet menghadapi Porda dan Peparda DIY di Kulonprogo tahun depan.
Ratusan umat muslim mulai melaksanakan salat Iduladha, di Lapangan Triharjo, Wates, Selasa (21/8/2018). /Harian Jogja- Uli Febriarni
Harianjogja.com, WONOSARI – Kepala Kantor Kementerian Agama Gunungkidul, Arif Gunadi memastikan Salat Iduladha boleh digelar. Meski demikian untuk pelaksanaan harus tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan virus corona.
“Boleh menggelar sholat Iduladha, meski potensi penyebaran corona masih ada,” katanya kepada wartawan, Rabu (29/7).
Menurut dia, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait dengan penyelengaraan sholat ied. Selain wajib menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, bawa perlengkapan sholat sendiri serta menjaga jarak, untuk pelaksanaan juga diminta mempersingkat penyelenggaraan salat.
BACA JUGA : Pemerintah Akan Bebaskan Warga yang Ingin Mudik Saat
Sebagai contoh, sambung Arif, khotbah setelah sholat lebih dipersingkat sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama. Selain itu, bacaan untuk salat diimbau tidak menggunakan surat yang panjang.
“Semua harus dipersingkat agar kerumunan bisa dikurangi. Jadi, kami mengimbau agar para jamaah mau menaaati protokol kesehatan sehingga potensi penularan bisa dicegah,” katanya.
Disinggung mengenai jumlah lokasi penyelenggaraan Salat Iduladha di Gunungkidul, Arif mengakui belum bisa memberikan data. Ia berdalih data pasti baru tersaji usai penyelenggaraan sholat.
“Sekarang belum ada laporan. Yang jelas, kami perbolehkan pelaksanaan salat secara berjamaah, tapi dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan,” katanya.
BACA JUGA : Sempat Diprediksi Anjlok, Permintaan Sapi Kurban
Penerapan protokol kesehatan tidak hanya berlaku pada saat Salat Ied. Ini dikarenakan pada saat penyembelihan hewan kurban juga berlaku agar tidak terjadi penyebaran virus. “Protokol kesehatan jadi kunci dalam upaya memerangi corona,” kata Arif.
Takmir Masjid Al Ikhlas di Kapanewon Semin, Ali Hasan mengungkapan pada saat Hari Raya Iduladha tetap akan melaksanakan Salat Ied. Menurut dia, segala persiapan telah dilakukan mulai dari lokasi hingga penunjukan imam dan khatib untuk salat.
Meski demikian, sambung Ali, didalam pelaksanaan akan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona. “Kami patuh dan akan menjalankan protokol kesehatan sehingga potensi penyebaran corona bisa dicegah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul meluncurkan Puslatkab sebagai persiapan atlet menghadapi Porda dan Peparda DIY di Kulonprogo tahun depan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 16 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal SIM Sleman Rabu 16 September 2026 tersedia di STP AMPTA. Simak jadwal Satpas, MPP, SIM Keliling Malam dan Simmade.
DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggalakkan budaya literasi sekaligus memberikan edukasi sosial kepada masyarakat mengenai bahaya judi online (judol)
KPK mengungkap kasus HGB Summarecon di Bogor bermula dari sengketa tanah hingga muncul dugaan permintaan Rp2 miliar untuk buka blokir SHGB.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.