Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Ilustrasi mayat. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, BANTUL - Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu jenazah korban tenggelam di Pantai Goa Cemara, Sabtu (8/8/2020) pagi.
Korban yang diduga bernama M. Rizky Romadhon, 7, warga Cemoro, Tempel, Sleman, ini ditemukan sekira pukul 08.45 WIB, di sebelah barat lokasi kejadian tepatnya di selatan tambak udang Indokor atau sekitar 2 km arah barat dari pantai Goa Cemara.
Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan ATV menuju posko operasi SAR. Setelah di cek di posko operasi SAR kemudian diteruskan ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi oleh DVI Polda DIY.
“Kami masih menunggu hasil identifikasi dari DVI Polda DIY,” kata Kasubsi Operasi Kantor Basarnas Yogyakarta Asnawi Suroso.
Dengan ditemukannya satu jenazah ini, maka jumlah korban yang belum ditemukan tinggal tiga orang. Dua orang korban yang belum ditemukan adalah anak-anak dan satu orang dewasa.
Sampai saat ini, tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran dan pencarian ketiga korban lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.