Belum Punya Gerai, KKMP di Kota Jogja Sudah Produksi Batik
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Nasib nahas dialami oleh Lukman Rahma Wijaya, warga Dusun Kauman, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Bantul, Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB. Pemuda berusia 18 tahun ini harus kehilangan nyawa setelah dikeroyok teman-temannya karena uang Rp100.000.
Kapolsek Pleret AKP Riwanto mengatakan pengeroyokan berujung kematian tersebut berasal saat korban datang ke rumah temannya, Prakosa, di Wonokromo II, Wonokromo, Pleret, Bantul, Jumat (7/8/2020). Tidak berlangsung lama, Prakoso mengaku kehilangan uang Rp100.000 dan curiga kepada Lukman. Tapi, saat ditanya, Lukman sempat tidak mengaku.
“Setelah didesak akhirnya korban mengaku, lalu dikeroyok,” kata Riwanto.
Seusai dikeroyok, Lukman tidak sadarkan diri. Dia mengalami luka pada bagian mulut dan kepala. Pada pukul 04.26 WIB, Lukman tak sadarkan diri dan dibawa ke Rumah Sakit Nur Hidayah, Blawong, Bantul.
“Sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia dan selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Pleret," terangnya.
Riwanto mengungkapkan polisi masih memburu pelaku penganiayaan terhadap Lukman. Beberapa pelaku telah ditangkap, pelaku lainnya masih dikejar.
“Rata-rata usia tanggung. Kasus untuk selanjutnya ditangani Reskrim Polres Bantul,” ucap Riwanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.