Dovizioso Sebut Marc Marquez Belum Segarang Dulu di MotoGP 2026
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Bantul segera cair. Dinas Pengendalian Penduduk KB Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKPMD) Bantul memastikan pencairan BLT Dana Desa DD tahap IV, V dan VI di wilayahnya akan digelar selama dua hari, Kamis (13/8/2020) dan Jumat (14/8/2020) besok.
BLT DD senilai Rp300.000 per bulannya ini dicairkan selama dua hari dengan tujuan agar lebih mudah pendistribusian bantuan.
BACA JUGA: Muhammadiyah & GP Ansor Kecam Penyerangan terhadap Midodareni di Solo
Kepala DPPKPMD Sri Nuryanti mengatakan Rp10.850.400.000 akan dicairkan untuk tiga bulan BLT DD. Jumlah tersebut akan diberikan kepada 12.056 keluarga penerima manfaat (KPM) dari 75 desa berbeda di wilayahnya.
“Memang kemarin sempat ada rencana dicairkan awal Agustus. Tetapi dalam perkembangannya baru bisa dicairkan Kamis dan Jumat besok,” katanya, Senin (10/8/2020).
BACA JUGA: Midodareni di Solo Diserang Massa Atas Nama Agama, Ini Pernyataan Gusdurian
Menurut Sri, penerima BLT DD tahap keempat, kelima, dan keenam kali ini adalah KPM baru. 12.056 KPM baru tersebut adalah warga yang belum pernah menerima bantuan baik dari pemerintah pusat, provinsi dan BLT DD tahap I, II, dan III. Hal ini sesuai dengan arahan dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
Selain itu, ketentuan tersebut juga diatur melalui SE 910/02635 tentang BLT DD tahap 4,5 dan 6 yang ditandatangani Sekda Bantul dan tertanggal 7 Juli 2020.
Selain itu, ada Perbup Bantul No.71/2020 tentang Perubahan ketiga atas Perbup No. 10/2020 tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa di Bantul Tahun Anggaran 2020.
BACA JUGA: Karaoke & Bar Masterpiece Milik Ahmad Dhani Diberi Surat Peringatan, Ini Penyebabnya
Sementara, berdasarkan jadwal yang ada di DPPKPMD, pencairan BLT DD untuk Kamis (13/8/2020) akan diberikan kepada 37 desa di Bantul. “Sisanya akan dibagikan pada Jumat (14/8/2020),” ujar Sri.
Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Indonesia (Apdesi) Bantul Ani Widayani mengaku tidak mempermasalahkan terkait dengan mundurnya pencairan BLT DD Tahap VI, V dan VI. Begitu juga dengan berkurangnya jumlah penerima dari 12.061 KPM menjadi 12.051 KPM.
“Kami juga menyadari hal tersebut,” katanya.
Ani justru menyoroti mengenai sosialisasi jumlah dan nama penerima BLT DD. Sebab, banyak hasil musyawarah desa khusus (musdesus) yang menetapkan nama penerima BLT DD tidak disampaikan dengan baik ke masyarakat. Alhasil, hal ini membuat masyarakat menjadi resah dan menimbulkan kecemburuan.
“Kami harap ada sosialisasi ke warga, terkait yang menerima. Tujuannya biar adem di tingkat masyarakat,” ucap Ani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.
Sukardi meraih gelar doktor di FH UII setelah meneliti nalar hakim dalam pembuktian kesengajaan ganda pada kasus korupsi kolektif.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Stasiun Tugu Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.