Sebelum Beli Mobil Listrik, Cek Dulu Biaya Ganti Baterainya
Biaya ganti baterai mobil listrik di Indonesia bervariasi dari Rp80 juta hingga Rp540 juta. Simak estimasi biaya Wuling, Hyundai, Jaecoo, Toyota, dan BYD.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Bantul segera cair. Dinas Pengendalian Penduduk KB Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKPMD) Bantul memastikan pencairan BLT Dana Desa DD tahap IV, V dan VI di wilayahnya akan digelar selama dua hari, Kamis (13/8/2020) dan Jumat (14/8/2020) besok.
BLT DD senilai Rp300.000 per bulannya ini dicairkan selama dua hari dengan tujuan agar lebih mudah pendistribusian bantuan.
BACA JUGA: Muhammadiyah & GP Ansor Kecam Penyerangan terhadap Midodareni di Solo
Kepala DPPKPMD Sri Nuryanti mengatakan Rp10.850.400.000 akan dicairkan untuk tiga bulan BLT DD. Jumlah tersebut akan diberikan kepada 12.056 keluarga penerima manfaat (KPM) dari 75 desa berbeda di wilayahnya.
“Memang kemarin sempat ada rencana dicairkan awal Agustus. Tetapi dalam perkembangannya baru bisa dicairkan Kamis dan Jumat besok,” katanya, Senin (10/8/2020).
BACA JUGA: Midodareni di Solo Diserang Massa Atas Nama Agama, Ini Pernyataan Gusdurian
Menurut Sri, penerima BLT DD tahap keempat, kelima, dan keenam kali ini adalah KPM baru. 12.056 KPM baru tersebut adalah warga yang belum pernah menerima bantuan baik dari pemerintah pusat, provinsi dan BLT DD tahap I, II, dan III. Hal ini sesuai dengan arahan dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
Selain itu, ketentuan tersebut juga diatur melalui SE 910/02635 tentang BLT DD tahap 4,5 dan 6 yang ditandatangani Sekda Bantul dan tertanggal 7 Juli 2020.
Selain itu, ada Perbup Bantul No.71/2020 tentang Perubahan ketiga atas Perbup No. 10/2020 tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa di Bantul Tahun Anggaran 2020.
BACA JUGA: Karaoke & Bar Masterpiece Milik Ahmad Dhani Diberi Surat Peringatan, Ini Penyebabnya
Sementara, berdasarkan jadwal yang ada di DPPKPMD, pencairan BLT DD untuk Kamis (13/8/2020) akan diberikan kepada 37 desa di Bantul. “Sisanya akan dibagikan pada Jumat (14/8/2020),” ujar Sri.
Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Indonesia (Apdesi) Bantul Ani Widayani mengaku tidak mempermasalahkan terkait dengan mundurnya pencairan BLT DD Tahap VI, V dan VI. Begitu juga dengan berkurangnya jumlah penerima dari 12.061 KPM menjadi 12.051 KPM.
“Kami juga menyadari hal tersebut,” katanya.
Ani justru menyoroti mengenai sosialisasi jumlah dan nama penerima BLT DD. Sebab, banyak hasil musyawarah desa khusus (musdesus) yang menetapkan nama penerima BLT DD tidak disampaikan dengan baik ke masyarakat. Alhasil, hal ini membuat masyarakat menjadi resah dan menimbulkan kecemburuan.
“Kami harap ada sosialisasi ke warga, terkait yang menerima. Tujuannya biar adem di tingkat masyarakat,” ucap Ani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya ganti baterai mobil listrik di Indonesia bervariasi dari Rp80 juta hingga Rp540 juta. Simak estimasi biaya Wuling, Hyundai, Jaecoo, Toyota, dan BYD.
Kebakaran Desa Adat Sade di NTB menimbulkan kerugian Rp33,84 miliar dan berdampak pada 320 pelaku pariwisata.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Regol Ayom Malioboro disorot setelah lansia berkursi roda kesulitan melintas. Dishub DIY menyebut penerapannya masih dalam tahap uji coba.
Israel mengeluarkan perintah penyitaan 37,5 dunam tanah Palestina di Tepi Barat untuk memperluas situs militer yang sudah ada.
Gus Kikin terpilih menjadi Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, silsilah, pendidikan, perjalanan bisnis, hingga kiprahnya di NU.