Seleksi Tertulis Capim Baznas Jogja Diikuti Belasan Peserta

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi memberi sambutan dalam seleksi tertulis calon pimpinan Baznas Kota Jogja periode 2020-2025 di Ruang Bima, Balai Kota Jogja, Kecamatan Umbulharjo, Selasa (18/8/2020). Harian Jogja - Catur Dwi Janati
18 Agustus 2020 20:07 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Seleksi Calon Pimpinan Baznas Kota Jogja memasuki fase seleksi tulis. Belasan calon pimpinan yang sebelumnya telah melewati tahap seleksi administrasi kini harus menjalani seleksi tulis.

Ketua Seleksi Calon Pimpinan Baznas Kota Jogja Sisruwadi menjelaskan Pimpinan Baznas Kota Jogja periode 2015 - 2020 masa tugasnya akan habis pada Desember mendatang. Sesuai aturan yang berlaku, tiga bulan sebelum masa tugas selesai, seleksi calon pimpinan baru dilaksanakan.

Jumlah pendaftar calon pimpinan Baznas tahun ini sebanyak 24 orang. Dari jumlah tersebut 18 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi namun satu orang mundur sehingga terisisa 17 orang.
Para pendaftar yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes tertulis pada Rabu (18/8/2020).

Selanjutnya melaksanakan seleksi wawancara pada 25 Agustus 2020 dan seleksi psikotes pada 2 September 2020. “Uji publik akan dilakukan 14-17 September 2020,” ungkap Sisruwadi, Selasa (18/8/2020).

Dia menjelaskan dari keseluruhan tahapan seleksi akan diambil enam peserta untuk dimintakan pertimbangan ke Baznas RI. Selanjutnya diambil tiga peserta untuk diangkat menjadi pimpinan Baznas Kota Jogja periode 2020 2025.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengungkapkan Pemerintah Kota Jogja ingin memperoleh calon-calon pimpinan yang memang bisa menjalankan amanah karena Baznas memenag amanah yang besar dari para pembayaran zakat, yang per tahun mengelola Rp5 miliar-Rp6 miliar. Dari besaran itu, para pimpinan mesti mempertanggungjawabkan sisi akuntabilitasnya.

Heroe berpesan kepada pimpinan Baznas Kota Jogja ke depannya mesti menjalin kerja sama dengan pemerintah, jangan sampai berjalan sendiri. Selama ini Baznas bersama Pemkot telah bekerja sama bahkan sejumlah kegiatan untuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan koordinasi dengan Bappeda Kota Jogja untuk mendapat sasaran yang tepat seusai dengan sasaran Pemkot.

Heroe menilai kinerja Baznas Kota Jogja selama pandemi terbilang bagus. Heroe mencontohkan kinerja Baznas saat proses penyembelihan hewan kurban. Baznas Kota Jogja dipercaya untuk mengoordinasi masyarakat yang ingin menyalurkan hewan kurban hidup maupun yang sudah disembelih untuk dibagikan kepada masyarakat.

Ke depannya Heroe berharap Baznas Kota Jogja punya rencana panjang yang bisa digarap bersama dengan Pemkot Jogja. “Digarap bareng-bareng, mana yang digarap Baznas mana yang digarap Pemkot, mesti punya strategi jangka panjang, jangan kegiatan sifatnya insidental tetapi menyelesaikan persoalan yang ada masyarakat. Harapannya kerja samanya makin intensif,” papar Heroe.