Musim Kemarau, Warga Sleman Diminta Waspadai Ular Masuk Rumah
Musim kemarau membuat ular lebih sering masuk permukiman di Sleman. Damkar mencatat 1.176 evakuasi hewan liar dan meminta warga meningkatkan kewaspadaan.
Kendaraan-kendaraan sedang melintas Jalan Jogja - Solo di Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Rabu (18/3/2026).- Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Operasional Exit Tol Purwomartani efektif membantu mengurai intensitas kendaraan yang melintas di jalur utama perbatasan Prambanan pada periode libur kali ini. Keberadaan pintu tol tersebut membuat antrean di lampu lalu lintas lebih cepat terurai dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Arus lalu lintas di perbatasan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dengan Kabupaten Sleman, DIY tepatnya di kawasan Prambanan terpantau ramai lancar pada Rabu (18/3/2026). Sejak malam hingga pukul 11.15 WIB belum terlihat adanya penumpukan kendaraan di jalur utama tersebut.
Kepala Pospam Prambanan, Iptu Margianto, mencatat volume kendaraan yang masuk ke wilayah DIY melalui pintu Prambanan sejak pukul 00.00 WIB hingga 11.14 WIB mencapai 12.086 unit. Rata-rata, sebanyak 721 kendaraan melintas setiap 30 menit.
Sementara itu, arus kendaraan keluar dari DIY tercatat lebih tinggi, yakni mencapai 12.492 unit dalam rentang waktu yang sama, dengan rata-rata 966 kendaraan per 30 menit.
“Untuk sementara ini lalu lintas masih ramai lancar. Analogi sederhananya, ketika satu lampu hijau menyala, kendaraan langsung habis, tidak ada penumpukan,” kata Margianto ditemui di Pospam Prambanan, Rabu (18/3/2026).
Ia menambahkan berdasarkan pemantauan, kendaraan dari luar kota mulai mengalami peningkatan, meski belum signifikan. Menurutnya, keberadaan Exit Tol Purwomartani yang kini telah beroperasi turut membantu mengurai kepadatan di jalur Prambanan. “Dengan adanya exit tol tersebut, intensitas kendaraan yang melintas di Prambanan jelas berkurang. Untuk kendaraan masuk ke DIY, rata-rata terjadi pada malam hari,” katanya.
Margianto memprediksi lonjakan arus lalu lintas akan mulai terjadi pada Kamis (19/3/2026), seiring dimulainya masa libur nasional. Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian telah menyiapkan sejumlah langkah rekayasa lalu lintas. Jika terjadi antrean panjang, terutama dari arah timur Klaten menuju Kota Jogja, koordinasi akan dilakukan bersama Pospam Prambanan Klaten serta tim pengurai kemacetan di kawasan Proliman Raden Rangga dan Exit Tol Purwomartani.
Selain itu, jalur alternatif juga telah disiapkan. Kendaraan dari arah Solo dapat dialihkan melalui Proliman menuju wilayah utara seperti Cangkringan, Pakem, Turi, hingga Tempel.
Adapun, kendaraan yang hendak menuju Gunungkidul atau Bantul dapat mengambil jalur dari perbatasan Prambanan Sleman ke arah kiri melalui jalur Prambanan–Piyungan.
Petugas Posko Prambanan, Qurniawan Yulianto, turut memastikan kondisi lalu lintas masih terkendali. “Untuk hari ini terpantau lancar, baik dari arah Kota Jogja ke Solo maupun sebaliknya. Kalau titik rawan biasanya ada di masing-masing kabupaten atau kota,” kata Qurniawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Musim kemarau membuat ular lebih sering masuk permukiman di Sleman. Damkar mencatat 1.176 evakuasi hewan liar dan meminta warga meningkatkan kewaspadaan.
Serangan BioShocking manipulasi browser AI dengan permainan palsu untuk mencuri data login. ChatGPT Atlas, Perplexity Comet, dan lainnya terdampak. Simak langka
Erick Thohir siap menjembatani Pemda DIY dan KPK untuk mencari solusi pembenahan Stadion Mandala Krida. Kelanjutan pembangunan fasilitas stadion.
Mesir mengajukan protes resmi kepada FIFA dan meminta investigasi terhadap wasit usai kalah 2-3 dari Argentina di Piala Dunia 2026.
Banjir di Guangxi, Tiongkok, merusak peternakan ular dan menyebabkan sekitar 900 ular berbisa, termasuk kobra, lepas ke lingkungan warga.
Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris bersaing dengan empat tim lainnya untuk memperebutkan tiket semifinal Piala Dunia 2026.