Permintaan Hewan Kurban Naik, 4.700 Sapi Gunungkidul Ludes Terjual
Penjualan sapi kurban asal Gunungkidul tembus 4.700 ekor jelang Iduladha 2026. Permintaan naik dibanding tahun lalu.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dapur rumah milik Mbah Sinem,80, asal Dusun Pringombo, Pringombo, Kalurahan Rongkop terbakar pada Senin (31/8/2020) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.
Peritiwa ini bermula saat pemilik rumah berencana membasmi kutu ayam di kandang yang berada di dapur rumah. Cara menghilangkan kutu dilakukan dengan membakar di sekitar kandang. Hanya saja, korban lupa mematikan sisa pembakaran sehingga merembet ke bangunan rumah.
Baca juga: Banyak Warga Menjanda dan Menduda Saat Pandemi, Ini Penyebabnya
Tetangga korban, Supriyanto mengatakan, tidak ada yang tahu persis kapan peristiwa kebakaran terjadi karena saat diketahui api sudah mengepul dari dapur rumah. Hasil penuturan dari korban diketahui habis membakar kutu ayam di kandang. “Kemungkinan lupa mematikan dan api merembet ke dinding dapur,” katanya, kemarin.
Menurut dia, warga pun bergotong royong mematikan api yang melahap dapur milik Mbah Sihnem. Diperkirakan kerugian mencapai Rp15 juta. Meski ada kerugian materi, dalam peristiwa kebakaran tidak sampai menimbulkan korban jiwa karena pemilik selamat. “Pemilik tidak berada dilokasi kebakaran sehingga aman meski mengalami kerugian yang tidak sedikit akibat peristiwa ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjualan sapi kurban asal Gunungkidul tembus 4.700 ekor jelang Iduladha 2026. Permintaan naik dibanding tahun lalu.
Dasco menilai Nanik S. Deyang pilihan tepat memimpin BGN dan mengapresiasi keputusan Prabowo merombak pimpinan Badan Gizi Nasional.
Indro Warkop merilis lagu "Dan Aku Rindu" untuk mengenang Dono, Kasino, Nanu, dan Rudy Badil. Lagu ini menjadi soundtrack film Warkop DKI: Viralin Dong!.
Inflasi DIY Mei 2026 mencapai 0,15% secara bulanan dan 2,77% tahunan. Kenaikan dipicu tarif angkutan udara, LPG, dan harga cabai.
Audit internal BGN masih berlangsung usai pergantian pimpinan. Pemerintah akan mengumumkan hasil evaluasi Program Makan Bergizi Gratis.
Presiden Prabowo mengganti pimpinan BGN setelah evaluasi 1,5 tahun. SOP, tata kelola, dan kualitas makanan MBG menjadi sorotan.