Golkar, PKS 7 Nasdem Bersatu Usung Petahana di Pilkada Sleman

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
03 September 2020 21:17 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Koalisi Partai NasDem, Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mendeklarasikan mendukung petahana Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun untuk maju sebagai calon Bupati Sleman pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman pada Pilkada Serentak 2020.

"Dalam Pilkada ini Sri Muslimatun yang maju sebagai calon Bupati Sleman menggandeng Amin Purnama sebagai calon Wakil Bupati Sleman," kata Ketua Ketua DPD NasDem Kabupaten Sleman Surana di Sleman, DIY, Kamis (3/9/2020).

Menurut dia, pasangan Sri Muslimatun-Amin Purnama (MuliA) telah resmi mendeklarasikan diri untuk maju pada Pilkada Sleman 9 Desember 2020.

"Deklarasi pasangan MuliA tersebut telah dilaksanakan di pelataran Museum Monumen Jogja Kembali pada Rabu (3/9/2020) malam, yang dihadiri seluruh petinggi, kader hingga simpatisan tiga partai pengusung," katanya.

Ia mengatakan, meskipun paling akhir mendapatkan SK dukungan dari partai (NasDem, Golkar dan PKS) dibandingkan kedua pasangan calon lainnya, namun pasangan Muslimatun-Amin menjadi pasangan pertama yang mendeklarasikan diri pada Pilkada Sleman.

"Kami sudah menyiapkan strategi pemenangan bagi pasangan MuliA ini. Salah satunya membidik kalangan pemilih muda atau milenial. Media sosial menjadi salah satu media sosialisasi untuk menggaet suara milenial," katanya.

Ia mengatakan, meskipun pasangan ini usianya tidak lagi muda namun mesin politik yang disiapkan masih muda-muda.

"Bu Muslimatun juga bisa diterima di kalangan milenial," katanya.

Sedangkan bakal calon Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan deklarasi ini langkah awal sebelum mendaftarkan diri ke KPU.

"Kami akan mendaftarkan diri pada Jumat (4/9) besok," katanya.

Ia mengatakan, melihat kontestasi politik pada Pilkada kali ini ia optimistis meraih kemenangan. Dengan tiga mesin politik partai pengusung dirinya menargetkan raihan suara di atas 50 persen.

"Kami menargetkan suara di atas 50 persen agar Pilkada hanya satu putaran," katanya

Sri Muslimatun mengatakan, target memenangkan Pilkada tersebut, perlu kerja keras, cerdas dan tuntas. Meskipun begitu, ia terus berupaya menyasar lumbung-lumbung suara baik dari hulu ke hilir.

"Tentunya bersama seluruh pendukung NasDem, Golkar dan PKS. Kami akan bekerja sama menyasar lumbung-lumbung suara ini," katanya.

Ia mengatakan, selain tiga partai pengusung, dirinya mengaku juga mendapatkan dukungan dari partai nonparlemen. Salah satunya dari Partai Berkarya serta sejumlah komunitas dan relawan.

"Kami mengusung jargon 'Sembada Mbangun Sleman' dengan program pembangunan mulai dari dusun, bukan desa lagi. Dengan begitu, kemiskinan bisa cepat turun," katanya.

Sumber : Antara