Pertalite Dibatasi Rp75.000 di SPBU Sleman, Ini Alasannya
SPBU Trihanggo Sleman membatasi pembelian Pertalite untuk motor maksimal Rp75.000 guna mencegah pengangsu dan menjaga stok.
Bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Jogja./Antara-Eka AR
Harianjogja.com, JOGJA—Keringanan tarif retribusi pasar selama pandemi kembali diperpanjang hingga akhir September meski besaran potongannya cuma 25%.
Kepala Seksi Pendapatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja Nastuti menegaskan untuk Keputusan Wali Kota Jogja sedang diajukan ke Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Jogja sedangkan secara sistem informasi manajemen, sudah ada pengurangan retribusi sampai 25% di enam pasar.
“Setiap akhir bulan pihak Disperindag bekerja sama dengan instansi lain akan mengurangi penarikan retribusi secara otomatis di sistem informasi manajemen pasar. Pengurangan langsung dilakukan tiap pukul 00.00 WIB akhir bulan,” tuturnya, Jumat (4/9/2020).
Sebanyak enam pasar yang masih mendapat keringanan retribusi yakni Pasar Beringharjo di sisi barat, timur dan tengah, lalu Pasar Klithikan Pakuncen, Pasar Giwangan dan Pasty. Nastuti menjelaskan pertimbangan hanya enam pasar yang memperoleh keringanan karena kondisi di beberapa pasar lain yang cukup normal.
Sebelumnya keringanan retribusi pasar mengalami penurunan bertahap. Nastuti menceritakan mula-mula keringanan retribusi pasar mencapai 75% dari semenjak pandemi sampai Juli. Keringanan selanjutnya berangsur berkurang menjadi 50% pada Agustus. Terakhir pada September keringanan yang didapat pedagang hanya mencapai 25%.
Dari sisi pendapatan retribusi yang diterima semenjak pandemi sendiri jauh berkurang, selain karena adanya keringanan. Rata-rata penerimaan retribusi per bulan saat tidak pandemi mencapai Rp1 miliar tetapi setelah Covid-19 berkurang menjadi Rp600 juta sampai Rp700 juta per bulan.
Salah satu pedagang di Pasar Beringharjo, Noor Akbar, berharap potongan retribusi yang diberikan dapat berlaku. Pedagang batik tersebut mengaku keberatan bila harus membayar penuh karena kondisi pasar masih sepi akibat dampak Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPBU Trihanggo Sleman membatasi pembelian Pertalite untuk motor maksimal Rp75.000 guna mencegah pengangsu dan menjaga stok.
Ibu-ibu Jogja kembali menggelar aksi pukul panci dari Tugu ke UGM, menyoroti 43 ribu korban keracunan MBG dan kebijakan pemerintah.
JJLS Kelok 23 segera diuji coba. Waktu tempuh Kretek-Girijati dipangkas dari sekitar 30 menit menjadi 7,5 menit.
BMKG mencatat gempa susulan Flores M7,7 mencapai 13.863 kali hingga Rabu pagi, dengan magnitudo terbesar 6,2.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
PSG mewaspadai Slovan Bratislava asuhan Yaya Toure. Luis Enrique menilai laga pembuka Liga Champions 2026/2027 tak akan mudah.