Berjarak 10 Kilometer dari Lokasi Tenggelam, Begini Kronologi Ditemukan Jenazah Wisatawan di Pantai Cangkring

Evakuasi jenazah wisatawan di Pantai Cangkring. - Ist/Basarnas.
05 September 2020 18:37 WIB Hery Setiawan (ST18) Bantul Share :

Harianjogja.com. BANTUL--Pencarian hari kedua terhadap hilangnya wisatawan di Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, akhirnya membuahkan hasil Sabtu, (5/9/2020). Tim SAR Gabungan menemukan FD, 18, wisatawan asal Kabupaten Madiun yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret ombak pantai.

Kepala Basarnas DIY, Lalu Wahyu Efendi menerangkan proses pencarian baru membuahkan hasil pada pukul 14.40 WIB. Wisatawan berinisial FD ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Lokasi penemuan korban berada di Pantai Cangkring, Bantul. Jaraknya sekitar 10,5 km dari lokasi kejadian.

BACA JUGA : Wisatawan Tenggelam di Parangtritis Ditemukan Meninggal 

“Korban awal dilihat oleh tim SAR gabungan mengapung di perairan Pantai Cangkring. Kemudian Tim SAR Gabungan mengevakuasi [korban] ke bibir pantai untuk dibawa ke posko SAR Gabungan,” kata Efendi.

Tim SAR gabungan, kata Efendi memperluas area pencarian pada hari kedua. Ada lima search rescue unit [SRU] yang dilibatkan dengan melakukan penyisiran. Jangkauannya sendiri, untuk area timur mencapai Pantai Parangendog. Sementara jangkauan penyisiran ke arah barat mencapai Pantai Parangkusumo dan Pantai Cemoro Sewu. Tim gabungan juga menyiapkan perahu jukung untuk penyisiran di tengah laut.

Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto menambahkan proses pencarian juga didukung oleh kondisi cuaca yang cerah. “Tinggi ombak sekitat 2,5 - 4 meter, lalu kecepatan angin sekitar 4 - 5 knot,” katanya kepada Harianjogja.com.

BACA JUGA : Wisatawan Hilang di Pantai Prangtritis Belum 

Ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya wisatawan agar selalu waspada saat sedang berkunjung ke area pantai. Katanya, pantai selatan punya karakteristik yang berbeda dengan pantai utara.

“Buat wisatawan yang berlibur di pantai, khususnya Pantai Selatan DIY, tetap taati peraturan yang ada di pantai dan imbauan-imbauan petugas SAR yang ada di pantai. Mengingat Pantai Selatan DIY sangat berbeda dengan laut utara,” kata Pipit.

Peristiwa hilangnya FD terjadi pada Jum’at, (4/9/2020) kemarin. Tujuh orang wisatawan asal Kabupaten Madiun tiba di Pantai Parangtritis pada pukul 06.00 WIB. Usai berfoto-foto di pinggir pantai, empat dari tujuh wisatawan itu mandi di laut. Sementara sisanya memilih duduk di tepi pantai.

Ombak pun datang dan menyeret empat wisatawan tadi. Dua orang berhasil selamat. Satu orang harus dilarikan ke Rumah Sakit Panembahan Senopati, Bantul. Lalu satu orang lagi hilang dan baru ditemukan setelah dilakukan proses pencarian selama dua hari.