Peridot Klaten Kembali ke Akar Kopi Setelah Hampir 12 Tahun Berjalan
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Pasangan Calon (Paslon) Danang Wicaksana Sulistya (DWS)-Agus Choliq (ACH) saat mendatangi Kantor KPU Sleman untuk menyerahkan berkas pencalonan pada Pilkada Sleman, Minggu (6/9/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN – Pasangan Calon (Paslon) Danang Wicaksana Sulistya (DWS)-Agus Choliq (ACH) mendatangi Kantor KPU Sleman, Minggu (6/9/2020). Mereka menuju KPU dengan berjalan kaki dari Kantor DPC Gerindra Sleman.
Selain diikuti oleh tiga pengurus partai Gerindra, PKB dan PPP, kedua Paslon berjalan diiringi dengan bregodo, hadroh dan sejumlah komunitas yang mendukung paslon ini maju. Paslon yang diusung oleh Koalisi Gerbang Persatuan menyerahkan berkas pencalonan pada hari terakhir pendaftaran
. "Kami akan serahkan berkas pencalonan pada Minggu (6/9/2020) ini. Semua dokumentasi persyaratan untuk mendaftar sudah siap," kata Bakal Cawabup Sleman R Agus Choliq.
Dia mengakui, selain tiga partai pendukung sejumlah partai non parlemen (Koalisi Kebangsaan) juga ikut bergabung dengan Koalisi Gerbang Persatuan. "Insyaallah ini menjadi energi tambahan. Partai-partai lain meskipun sedikit tetap mempunyai massa yang bisa bersama-sama berjuang membangun Sleman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Karhutla di Bukit Stampol TNGR Lombok Utara menghanguskan 127 hektare lahan. BNPB memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak.
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai di Indonesia Jumat 25 September. Timnas Indonesia menghadapi Singapura pukul 20.00 WIB di SUGBK.
DPR mendorong KAI mempercepat impor KRL bekas di tengah keterbatasan produksi INKA dan proyeksi penumpang Jabodetabek 480 juta pada 2031.
Kemenag DIY mendorong TPPK terbentuk di seluruh pesantren sebelum akhir 2026 untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan.