Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Pasangan Calon (Paslon) Danang Wicaksana Sulistya (DWS)-Agus Choliq (ACH) saat mendatangi Kantor KPU Sleman untuk menyerahkan berkas pencalonan pada Pilkada Sleman, Minggu (6/9/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN – Pasangan Calon (Paslon) Danang Wicaksana Sulistya (DWS)-Agus Choliq (ACH) mendatangi Kantor KPU Sleman, Minggu (6/9/2020). Mereka menuju KPU dengan berjalan kaki dari Kantor DPC Gerindra Sleman.
Selain diikuti oleh tiga pengurus partai Gerindra, PKB dan PPP, kedua Paslon berjalan diiringi dengan bregodo, hadroh dan sejumlah komunitas yang mendukung paslon ini maju. Paslon yang diusung oleh Koalisi Gerbang Persatuan menyerahkan berkas pencalonan pada hari terakhir pendaftaran
. "Kami akan serahkan berkas pencalonan pada Minggu (6/9/2020) ini. Semua dokumentasi persyaratan untuk mendaftar sudah siap," kata Bakal Cawabup Sleman R Agus Choliq.
Dia mengakui, selain tiga partai pendukung sejumlah partai non parlemen (Koalisi Kebangsaan) juga ikut bergabung dengan Koalisi Gerbang Persatuan. "Insyaallah ini menjadi energi tambahan. Partai-partai lain meskipun sedikit tetap mempunyai massa yang bisa bersama-sama berjuang membangun Sleman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Hyundai Ioniq V mulai Rp311 juta di Tiongkok dengan jarak tempuh hingga 650 km dan teknologi AI serta ADAS L2+.
Mantan polisi yang tinggal di Seoul ditangkap atas dugaan membunuh istrinya di Jeju saat proses perceraian berlangsung.
Rupiah menguat ke Rp17.670 per dolar AS, mengikuti ringgit dan pasar Asia setelah harga minyak turun akibat perkembangan Selat Hormuz.
Pelajar SMA/SMK di DIY didorong menjadi kader pencegah kejahatan jalanan yang dinilai dapat memicu dampak sosial dan ekonomi.
Adam Mosseri mengakui fitur Take a Break Instagram hanya dipakai 1,8 persen remaja sebelum diaktifkan otomatis pada 2024.